Suara.com - Sejalan dengan tugas dan fungsinya sebagai trade facilitator dan industrial assistance, kantor-kantor pelayanan Bea Cukai gencar memberikan asistensi, sosialisasi, dan pelayanan ekspor kepada para pelaku usaha di berbagai daerah. Hal ini dilakukan untuk mendorong ekspor komoditas daerah yang pada akhirnya akan membantu mendukung peningkatan ekonomi nasional.
Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Hatta Wardhana, mengatakan dua kantor pelayanan Bea Cukai melepas dua ekspor perdana di Jambi dan Cirebon. "Upaya Bea Cukai Jambi dalam melaksanakan asistensi ekspor membuahkan hasil ketika PT Menjulang Tinggi Ke Atas, perusahaan yang diasistensi kantor pelayanan ini berhasil melaksanakan ekspor perdana komoditas pinang sebanyak 16 ton dengan tujuan negara Bangladesh pada tanggal 6 Juli 2022 lalu," ungkapnya, Senin (18/7/2022)
Kemudian pada tanggal 14-15 Juli 2022 Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka, Bea Cukai Cirebon melakukan pemeriksaan dan pengawasan terhadap ekspor perdana komoditas tekstil seberat 15 ton milik PT Glory Industrial Semarang yang merupakan salah satu perusahaan penerima fasilitas kawasan berikat di Semarang.
"Bea Cukai Cirebon melakukan pengecekan keutuhan segel, kesesuaian jumlah dan jenis barang, serta pemeriksaan melalui x-ray. Pemeriksaan dilakukan di Terminal Kargo Internasional BIJB Kertajati pada tanggal 14 Juli 2022, sedangkan proses ekspor barang dilakukan keesokan harinya. Tidak ditemukan adanya masalah pemeriksaan sehingga barang bisa dilanjutkan ke proses penimbunan. Barang ekspor tersebut pun ditimbun di Tempat Penimbunan Sementara PT Jasa Angkasa Semesta sebelum barang akan dimuat ke pesawat pada tanggal 15 Juli 2022," rinci Hatta yang juga menyebutkan bahwa kegiatan ekspor ini merupakan penerbangan kargo internasional pertama kalinya di BIJB Kertajati.
Hatta menegaskan Bea Cukai berkomitmen untuk menciptakan perubahan yang makin baik dengan memberikan asistensi dan sosialisasi ekspor secara terencana dan efektif. Diharapkan dengan adanya ekspor perdana yang berhasil dilakukan oleh dua perusahaan tersebut dapat memberikan semangat dalam peningkatkan kualitas produk potensial ekspor dan memacu para pelaku usaha lain untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui percepatan ekspor daerah.
Berita Terkait
-
Mendag Zulkifli Hasan Targetkan Harga Sawit Naik Jadi Rp2.400 per Kilogram
-
Jokowi Bertemu IMF, Airlangga: Perekonomian Indonesia Relatif Baik
-
Negara Masih Kacau, Presiden Sementara Sri Lanka Umumkan Kondisi Darurat
-
Sandiaga Uno Kaget Bulu Mata yang Dipakai Lady Gaga Diproduksi di Purbalingga
-
Sukses Gulingkan Presiden Rajapaksa, Rakyat Sri Lanka Belum Bisa Tenang: Masih Banyak Yang Harus Dilakukan
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi