Suara.com - Kala azan berkumandang, seluruh toko di Makkah, Arab Saudi, tutup serentak. Kondisi ini tak terkecuali terjadi di The Clock Towers Shopping Center.
Ya, di pusat perbelanjaan yang berada tepat di depan Masjidil Haram, Makkah, tersebut, seluruh tenant-nya mendadak berhenti beroperasi saat azan berkumandang.
Berdasarkan pantauan tim Media Center Haji, Selasa (19/7/2022), suasana foodcourt di lantai P3, suasananya tidak begitu ramai. Hanya beberapa jemaah dan mereka yang berpakaian ihram.
Suasana tadinya seperti biasa: orang makan dan transaksi jual beli di restoran. Namun, ketika terdengar azan dari arah Masjidil Haram, seluruh operasional terhenti.
Semua restoran, baik yang besar maupun kedai kecil tutup seketika. Gerai resto diturunkan, menutupi semua toko. Proses jual beli pun praktis terhenti.
Nggak cuma itu, terlihat juga sejumlah orang yang menunaikan salat dengan beralaskan lantai foodcourt, terutama di balik kaca menghadap ke arah Masjidil Haram.
"Di sini memang begitu, toko-toko harus tutup kalau ada azan, untuk menghormati azan, dan orang segera salat," ujar Nurhasan, seorang mukimin yang tinggal di Makkah.
Ya, kebiasaan ini secara unik mendefinisikan Arab Saudi, satu-satunya negara yang menerapkan peraturan agar toko tutup selama waktu salat.
Di setiap waktu azan, semua toko memang diwajibkan untuk berhenti beroperasi untuk sementara. Ini kecuali saat azan subuh, karena ketika itu, toko memang belum mulai operasi.
Baca Juga: Tips Jitu Beli Kambing di Pasar An'am Mekkah
Umumnya, negara-negara Muslim hanya mengharuskan toko tutup selama salat Jumat setiap pekannya.
Selama lebih dari 30 tahun, bisnis komersial di Saudi harus menutup toko mereka begitu azan berkumandang. Begitu azan terdengar, toko-toko, restoran, apotek mulai menutup pintu sementara.
Berita Terkait
-
Tips Jitu Beli Kambing di Pasar An'am Mekkah
-
Banyak Jemaah dari Kampung Tak Familiar Pesawat dan Ruangan AC, DPR Minta Pemerintah Benahi Pelaksanaan Manasik Haji
-
Syarat Masuk Mal dan Perkantoran di Jakarta Terbaru, Wajib Vaksin Booster!
-
Catat! KBIHU Wajib Ukur Kemampuan Jemaahnya
-
Kembali ke Tanah Air, Jemaah Haji Divaksin Booster
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian