Suara.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menegaskan, peringatan Hari Anak Nasional 2022 harus menjadi momentum untuk mewujudkan generasi emas 2045.
Ia menyebut, generasi emas diharapkan menjadi generasi unggul, bermartabat, mampu menguasai, memanfaatkan perkembangan sains dan teknologi, serta memiliki karakter nilai-nilai ideologi Pancasila dan nasionalisme.
"Tugas kita mewujudkan generasi emas di tengah pandemi Covid-19 dan tantangan peradaban baru belum selesai. Hari anak harus jadi momentum untuk saling memperkuat komitmen, sinergi, dan kolaborasi wujudkan generasi emas 2045," ujar Moeldoko, Sabtu (23/7/2022).
Menurutnya, mewujudkan generasi emas dibangun dengan sistem perlindungan dan pemenuhan hak Anak sejak dalam kandungan.
Karena itu kata Moeldoko, pemerintah telah merancang road map untuk melahirkan generasi-generasi unggul melalui berbagai program dan kebijakan.
Moeldoko mencontohkan, program Manajemen Talenta Nasional, Inpres Jaminan Persalinan (Jampersal), Perpres percepatan penurunan stunting, Perpres penanggulangan tuberkulosis, hingga Perpres penanganan kekerasan pada anak.
"Itu semua wujud nyata keseriusan Presiden Jokowi dalam menciptakan generasi unggul," jelas Moeldoko.
Tak hanya itu, mantan Panglima TNI itu juga memastikan, melalui Peraturan Pemerintah No 78/2021, negara juga hadir untuk anak yang membutuhkan perlindungan khusus. Seperti anak berhadapan dengan hukum, menjadi korban jaringan terorisme, korban kekerasan dan kejahatan seksual, dan menjadi korban dalam situasi darurat atau bencana
Pada kesempatan itu, Moeldoko mengapresiasi kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat, yang telah bekerja keras menurunkan stunting, kekerasan, perkawinan usia anak, dan penurunan pekerja anak.
Baca Juga: Hari Anak Nasional 2022: Pemenuhan Hak Pendidikan Masih Jadi Angan-angan
"Termasuk capaian vaksin anak yang juga sangat luar biasa. KSP mengapresiasi kerja keras semua stakeholder yang terlibat," tutur Moeldoko.
"Tantangan kita masih besar untuk mempersiapkan anak-anak Indonesia menjadi generasi unggul. Untuk itu, mari kita pastikan anak Indonesia terlindungi. Selamat Hari Anak Nasional 2022," sambungnya.
Berita Terkait
-
Hari Anak Nasional 2022: Pemenuhan Hak Pendidikan Masih Jadi Angan-angan
-
Di Hari Anak Nasional, Alfamart Bagikan Ribuan Perlengkapan Sekolah
-
Presiden Jokowi Bawa Sepeda saat Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional
-
Presiden Jokowi Dorong Penegakan Hukum Tegas bagi Pelaku Kekerasan pada Anak
-
Jokowi Dukung Citayam Fashion Week
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Pura-pura Jadi Kurir Ekspedisi, Dua Pengedar Narkoba di Tangerang Tak Berkutik Diciduk Polisi
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Minta Bos Maktour Tetap di Indonesia
-
Diperiksa KPK, Bos Maktour Tegaskan Pembagian Kuota Haji Wewenang Kemenag
-
KPK Endus Peran Kesthuri Jadi Pengepul Uang Travel Haji untuk Pejabat Kemenag
-
Hikmahanto Soroti Risiko Gabung Dewan Perdamaian: Iuran Rp16,9 T hingga Dominasi Trump
-
Pemulihan Listrik Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatera Capai 99 Persen
-
Bantah Pertemuan Rahasia dengan Google, Nadiem: Saya Lebih Sering Ketemu Microsoft
-
Untung Rugi RI Masuk Dewan Perdamaian Trump: Bisa 'Jegal' Keputusan Kontroversial?
-
Viral! Trotoar di Koja Dibongkar Paksa, Ternyata Ini yang Diburu Pencuri di Bawah Tanah
-
Kajari Magetan Dicopot, Diperiksa Intensif Kejagung Gegara Dugaan Pelanggaran Integritas!