Suara.com - Kepala Staf Presiden Moeldoko memperkenalkan 35 orang yang lolos tahap seleksi Sekolah Staf Presiden. Moeldoko menyebut kalau anak-anak muda tersebut akan mendapatkan pelajaran terkait pengelolaan negara.
Moeldoko menerangkan kalau 35 orang itu berhasil lolos setelah bersaing dari 65 orang lainnya. Ia sendiri turut andil dalam proses wawancara calon peserta.
"Saya melihat secara kapasitas anak-anak ini hebat-hebat, secara ilmu pengetahuannya luar biasa," terang Moeldoko di Gedung Bina Graha, Jakarta, Senin (25/7/2022).
Meskipun sudah memiliki kapasitas yang bagus, anak-anak muda tersebut tetap akan dibekali pengalaman bekerja di KSP. Menurut Moeldoko, para anak-anak muda itu akan diajarkan bagaimana mengelola isu-isu negara setiap harinya di KSP.
"Mereka ini nanti akan melaksanakan learning by doing semua kegiatan setiap hari berada di masing-masing kedeputian dengan isu-isu strategis yang sudah kita siapkan," tuturnya.
Sebanyak 35 anak-anak muda yang terpilih akan menjalani sekolah pada 25 hingga 29 Juli 2022. Moeldoko berharap mereka bisa mengantongi bekal pengalaman mengelola negara setelah selesai menjalani pelatihan.
"Setidak-tidaknya memberikan background kepada yang bersangkutan yang pada akhirnya semua itu untuk melengkapi apa-apa yang telah mereka dapatkan di bangku kuliah," ucapnya.
Lebih lanjut, Moeldoko mengungkapkan kalau sebanyak 35 peserta itu ada yang lulusan SMA, lulusan S1 hingga S2. Ia memastikan peserta yang lolos itu murni karena adanya seleksi.
"Saya pastikan 35 yang lulus ini tidak ada unsur apapun, tidak ada unsur kedekatan, tidak ada unsur like and dislike. Semuanya murni dari hasil assesment yang dilakukan oleh tim SDM KSP."
Baca Juga: Pemain Muda Persib, Robi Darwis: Berusaha Lebih Baik Lagi
Berita Terkait
-
Moeldoko: Hari Anak Nasional Momentum Wujudkan Generasi Emas 2045
-
Moeldoko Ingin Kepala Daerah Memberi Ruang Lebih untuk Para Penyanyi Jalanan
-
Moeldoko : Mobil Listrik Tak Serumit yang Dipikirkan Masyarakat
-
Moeldoko: Hari Anak Nasional 2022 Momentum Perkuat Komitmen Generasi Emas 2045
-
Moeldoko Jajal Mobil Listrik Wuling di PEVS 2022
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Gudang Kardus 1.000 Meter di Cengkareng Ludes Terbakar, 3 Orang Dilarikan ke RS!
-
Iwakum Desak Pemerintah Lindungi 4 Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel dalam Misi Gaza
-
Dikejar Sekoci Israel: Relawan Indonesia Ceritakan Situasi Mencekam di Laut Mediterania
-
Skandal Korupsi Mesin Jahit PPKUKM Jaktim Terbongkar: Modus Mark Up Gila-gilaan, Negara Tekor Rp4 M!
-
WNI Disandera Tentara Israel, Din Syamsuddin Desak Presiden Prabowo Bicara di Forum BoP!
-
Ahmad Bahar Minta Maaf ke Hercules, Klaim Video Viral Bukan Buatannya: HP Saya Dihack
-
Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi
-
Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel
-
Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!
-
Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut