Suara.com - Bukit Shafa dan Marwah merupakan simbol kegigihan hidup yang dimanifestasikan oleh perjuangan Siti Hajar, istri Nabi Ibrahim AS. Kegigihan ini yang tampak saat melihat sosok Muhammad Zurni, jemaah haji Indonesia asal Kloter 12 BTH.
Malam itu Waktu Arab Saudi (WAS), Selasa (19/7/2022), Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, disesaki ribuan manusia. Banyak dari mereka menunaikan tawaf wada, sebagai penanda perpisahan kepada Baitullah. Tak jarang pula yang melakukan umrah sunah.
Pun demikian yang terlihat di lintasan Sa'i alias Mas'a antara Bukit Shafa dan Marwah. Jemaah haji dari berbagai negara berjubelan di sana, menyisir lintasan sepanjang 405 meter itu untuk mengenang perjuangan Siti Hajar.
Ketika jemaah lain berjalan di Mas'a dan berlari tatkala di bawah Bathnul Waadi, Zurni berbeda. Dengan alat bantu kruk di kedua sisi lengan, Zurni berjalan menyisir Mas'a. Langkah demi langkah dicermati sembari merapal doa-doa.
Zurni, yang mengenakan kacamata, tidak sendiri. Dia bersama sang istri. Namanya Siti Habsah, yang setia menemani sang suami. Siti Habsah senantiasa berada di sisi Zurni, mengawal langkah hingga pengujung ibadah Sa'i.
Sejak kecil, Zurni memiliki masalah di tulang pinggulnya. Semakin lama, sakit itu semakin menggila. Puncaknya di tahun 2016. Zurni diharuskan menggunakan alat bantu jalan. Kruk pun menjadi pilihan.
"Ketika bobot badan makin berat, tekanan makin kuat, makin sakit," kata Zurni sembari tertatih menunaikan Sa'i didampingi istri bersama tim Media Center Haji.
"Di 2016, saya tidak bisa berdiri. Badan dan kaki sakit semua. Akhirnya, (saya) pakai kruk sejak 2016 itu."
Sejatinya pada tahun 2020, Zurni sudah bisa berjalan sekitar 2 sampai 3 kilometer. Namun, sakit itu kambuh lagi, bahkan makin menjadi. Saat itu, dia berhenti manasik karena sakit yang tidak tertahan.
Baca Juga: 60 Persen Gelombang Pertama Pulang ke Tanah Air, 73 Jemaah Wafat sampai Hari ke-52 Operasional Haji
Sedianya Zurni berangkat haji pada tahun 2020 usai mendaftarkan diri sejak 2011. Gara-gara pandemi, panggilan itu tertunda. Dia baru bisa berangkat di 2022 ini. Pergi ke Tanah Suci, Zurni pun mengaku sudah siap mental.
"Tidak masalah. Yang jelas Allah sudah memanggil kita, Dia pun pasti 'membisakan' kita, memberikan peluang. Sebenarnya tak ada kendala, cuma saya membatasi diri."
Memilih tidak ikut rombongan
Berkaca pada kondisinya, Zurni pun memilih tidak ikut rombongan. Banyak kendala jika dia ikut rombongan. Lain halnya kalau jalan bersama istri. Zurni bisa lebih santai, menikmati setapak demi setapak. Tak jarang, petugas memberi jalan pintas untuk dia.
"Saya pikir kalau dengan rombongan nggak kuat. Nggak bisa ngejar itu orang, saya santai. Kalau cepat, saya tidak tahan," kata Zurni.
Kendati mengaku tidak berat, Zurni mengaku sempat menunaikan tawaf keliling Ka'bah seorang diri. Ketika itu, istrinya bersama rombongan. Saat tawaf, tak jarang Zurni melepas tongkat kruknya. Maklum, dia butuh memegang telepon genggam untuk membaca doa.
Berita Terkait
-
Penerbangan BDJ 1 Ditunda, Dua Kloter Jemaah Haji Ini Bakal Kena Imbas
-
Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Indonesia Senin 25 Juli 2022
-
Penerbangan Diundur, Jemaah BDJ 1: Alhamdulillah Bisa Tidur Sama Istri
-
Kepulangan Ditunda, 358 Jemaah Haji BDJ 1 Diinapkan di 4 Hotel Jeddah
-
Menilik Sejarah Masjid Namirah di Arafah
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Pagelaran Sabang Merauke 2026 Hadirkan Hikayat Srikandi Nusantara, Libatkan 1.700 Seniman
-
Kecelakaan Maut Tol Cipali: Anggota DPRD Tangsel Ahmad Andi Wibowo Meninggal Usai Tabrak Truk
-
Bahlil Ubah Kuota RKAB Minerba 2026, Perusahaan Setor Royalti Terbesar Diprioritaskan
-
Remember Fest x Cube Concert Siap Gebrak Jakarta dengan Nostalgia dan Inovasi
-
Hoaks atau Fakta? Polisi Klarifikasi Isu Pagar Tinggi di Mal-Mal Solo
-
Apakah Pakai Tinted Sunscreen Aman untuk Kulit Berjerawat? Simak Jawabannya di Sini!
-
Kaki Hilang dan Tangan Terikat, Jasad Mutilasi di Depok Ditemukan Saat Warga Bakar Karung
-
Geger di Garut! Dendam Lama Berujung Pembacokan, Pria Serang Kerabat Pakai Golok
-
KPK Geledah Kantor Imigrasi Jaksel, Usut Kasus Gratifikasi Eks Wamen Silmy Karim
-
MBG Telan Korban, BGN Naikkan Status Kasus dan Sanksi Tegas Pelaku