Pemilik peternakan Midwest Meats, Justin Cashman, mengatakan segenap komunitas di barat daya Victoria akan terancam terdampak wabah PMK, karenanya pemerintah dan para kelompok lobi seperti Federasi Petani Nasional harus "segera mengambil tindakan bersama."
“Saya tahu ada PMK di negara lain, tetapi Indonesia adalah ancaman langsung, penyakit itu perlu diperangi di sana bukan di sini,” kata Justin.
"
"Kita harus menutup perbatasan ini sekarang, hari ini."
"
"Saya pikir saya dapat berbicara atas nama banyak badan bisnis, bahkan jika hanya persepsi PMK pun yang ada di sini, itu bisa merugikan."
Menteri Pertanian Federal Murray Watt mengatakan pemerintah menanggapi ancaman ini dengan serius dan mereka yang memilih untuk bepergian perlu melakukan hal yang sama.
"Pemerintah Albanese telah memperkenalkan langkah-langkah biosekuriti terkuat yang pernah digunakan di Australia, termasuk langkah-langkah yang belum pernah digunakan sebelumnya seperti keset sanitasi dan zona respons biosekuriti di bandara," katanya.
"
“Kami telah meluncurkan pertahanan berlapis, termasuk penilaian risiko pada 100 persen penumpang yang kembali dari Indonesia, serta peningkatan pemeriksaan termasuk pemeriksaan tas di bandara, dan penyaringan setiap surat yang datang dari Indonesia dan China melalui pusat surat."
Baca Juga: DPP Sebut Angka Kesembuhan PMK di Kulon Progo Capai 64 Persen
"
"Saran yang diterima pemerintah adalah bahwa penutupan perbatasan tidak diperlukan dan akan merusak hubungan perdagangan kami dengan Indonesia senilai A$7,9 miliar per tahun dan berdampak pada pendapatan petani."
Federasi Petani Nasional telah dihubungi untuk dimintai komentar.
Artikel ini dirangkum dan diproduksi oleh Hellena Souisa dari ABC News.
Berita Terkait
-
Jaringan PMI Ilegal ke Malaysia Terbongkar, 68 Orang Berhasil Diselamatkan
-
Resmi Disahkan! Panduan Lengkap UU PPRT: Apa yang Berubah bagi Majikan dan Pekerja?
-
BP Batam 'Ngebut' di 2026: Investasi Tembus Rp17,4 Triliun, Sektor Elektronik Jadi Jawara
-
Singgung Kasus Rocky Gerung, Todung Tak Yakin Saiful Mujani Berakhir di Pengadilan
-
Perintah 'Tembak Mati' Donald Trump: Selat Hormuz di Ambang Perang Terbuka!
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
Resmi Disahkan! Panduan Lengkap UU PPRT: Apa yang Berubah bagi Majikan dan Pekerja?
-
Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka
-
'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran
-
Singgung Kasus Rocky Gerung, Todung Tak Yakin Saiful Mujani Berakhir di Pengadilan
-
Perintah 'Tembak Mati' Donald Trump: Selat Hormuz di Ambang Perang Terbuka!
-
Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Penyimpangan dan Pengelolaan Tambang
-
Bantargebang di Ambang Kolaps, DPRD DKI Desak Strategi Pengelolaan Sampah Segera Dieksekusi
-
Dikaitkan dengan Kasus Kuota Haji, Khalid Basalamah Tegaskan Tak Pernah Interaksi dengan Gus Yaqut
-
Gus Lilur Gaungkan 'Abuktor' di Muktamar NU 2026: Syarat Mutlak Pemimpin PBNU Bebas Korupsi
-
Hari Bumi: BNI Rehabilitasi 50 Hektare Mangrove di Banyuwangi, Berikan Dampak Ekonomi ke 5.000 Warga