Suara.com - PT Pertamina Patra Niaga telah membuka 10 titik gerai posko pendaftaran bahan bakar minyak atau BBM bersubsidi melalui program subsidi tepat sasaran untuk kendaraan roda empat di sejumlah SPBU Kota Palu, Sulawesi Tengah.
"Ini menjawab simpang siur info di masyarakat bahwa pendaftaran program subsidi tepat sasaran ini tidak hanya melalui aplikasi MyPertamina tetapi bisa juga melalui website," kata Communication and Relation PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Muhammad Iqbal Hidayatulloh kepada Antara di Palu, Sabtu (30/7/2022).
Iqbal mengatakan sejak 11 Juli 2022 hingga 28 Juli 2022 terdata ada 1.600 lebih kendaraan roda empat yang sudah terdaftar dan sebagian besar merupakan kendaraan yang berada di Kota Palu.
"Kami terus melakukan sosialisasi dan mengajak masyarakat khususnya pengguna solar dan pertalite agar kendaraan roda empatnya segera didaftarkan," ujarnya.
Menurut Iqbal, program subsidi tepat sasaran ini akan menyaring kendaraan yang berhak mengisi BBM jenis subsidi sesuai dengan kuota yang telah diatur.
Program ini tidak hanya mendata kendaraan namun juga mengantisipasi adanya penyelewengan BBM atau pembelian dalam jumlah banyak yang marak terjadi di wilayah Sulawesi Tengah maupun di Indonesia.
"Setelah terverifikasi maka akan tersaring siapa yang berhak mendapatkan BBM subsidi," kata Iqbal.
Iqbal mengatakan, hingga saat ini terdata sudah 97 persen SPBU di Sulteng telah terdigitalisasi, hanya saja program subsidi tepat sasaran ini dilakukan secara bertahap menyesuaikan wilayah yang sudah siap secara infrastruktur.
"Sebelum program ini dijalankan kami sudah siapkan semua bekerjasama dengan pihak ketiga. Saat ini masih dalam tahap pendaftaran dan mensosialisasikan program subsidi tepat sasaran kepada masyarakat," terangnya.
Sesuai dengan aturan BPH Migas, kendaraan roda empat yang bisa mengisi BBM solar itu minimal per hari 60 liter. Kendaraan roda empat angkutan barang maksimal 80 liter, kendaraan lebih dari roda empat atau di bawah roda 6 itu maksimal 200 liter per hari.
"Tidak boleh lebih, ke depan kalau sudah banyak kendaraan yang mendaftar akan diverifikasi untuk mendapatkan barcode untuk digunakan mengisi BBM jenis solar atau pertalite," demikian Iqbal. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM