Suara.com - Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Ismail menyebut pihaknya bakal mempertimbangkan untuk membentuk Panitia Khusus (Pansus) Jakarta International Stadium (JIS). Sebabnya, pembangunan JIS dianggap masih memiliki banyak permasalahan.
Para anggota Komisi B DPRD DKI dalam rapat kerja bersama pengelola JIS, Jakarta Propertindo (Jakpro) menyebut permasalan JIS melingkupi kualitas bangunan hingga ke pengelolaannya. Kebanyakan dari legislator ini pun mengusulkan untuk pembentukan Pansus.
"Pansus memang benar menjadi salah satu hak kita untuk mempertajam pembahasan ini namun ada dua hal nanti yang akan kita lakukan untuk persiapannya," ujar Ismail setelah rapat, Selasa (2/8/2022).
Persiapan pertama, kata Ismail ialah dengan memastikan perlu atau tidaknya membentuk Pansus tersebut. Pihaknya akan mengadakan rapat internal Komisi B untuk membahasnya.
"Pertama kita akan pastikan dlu dirapat internal Komisi B apakah memang ini layak untuk kita ajukan Pansus atau memang cukup dalam rapat evaluasi internal di Komisi B," tuturnya.
Selanjutnya ia akan memastikan dalam aturan tata tertib Komisi B mengenai pembentukan Pansus.
"Tapi sejauh ini kami berharap ini masih bisa kita optimalkan evaluasinya di rapat kerja internal Komisi B sehingga di penghujung nanti barulah kita putuskan apakah ini bisa kita rekomendasikan untuk dilanjutkan ke pansus atau tidak," ucapnya.
Rapat Komisi B bersama Jakpro juga diputuskan untuk diskors sampai waktu yang tidak ditentukan. Tujuannya agar Jakpro bisa mempersiapkan jawaban atas semua pertanyaan anggota terkait JIS.
"Karena kita tidak menginginkan jawaban yang hanya sebatas menggugurkan dari pertanyaan-pertanyaan tadi, tapi jawaban yang kita harapkan adalah yang bisa dipertanggungjawabkan," pungkasnya.
Baca Juga: VIDEO Iqlima Kim Diajak Razman Nasution Berduaan di Mobil, Si Pengacara Main Nyosor
Berita Terkait
-
Anies Sebut JIS Kebanggaan Warga Jakarta, Ichwanul Gerindra: Saya Gak Bangga Malah Bikin Malu!
-
Curiga JIS Dibangun dengan Kualitas Buruk, Politisi Gerindra: Biar Ngajuin Anggaran Setiap Tahun
-
Minta Pemprov DKI Sterilisasi Jalur TransJakarta, Ketua DPRD DKI: Harus Tegas
-
Ungkap Banyak Masalah JIS, Ichwanul Gerindra Usul DPRD DKI Bentuk Pansus
-
Angka Kecelakaan Bus TransJakarta Menurun, Gilbert PDIP Sebut karena Faktor Pandemi Covid-19, Bukan Manajemen
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung