Suara.com - Status Irjen Ferdy Sambo sebagai saksi dalam kasus penembakan Brigadir J. Terbaru, kasus tersebut telah menetapkan Bharada E sebagai tersangka dalam kasus yang menewaskan Brigadir J.
Selama menjadi saksi, Irjen Ferdy Sambo juga telah dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Mabes Polri. Ini dilakukan sebagai salah satu upaya penanganan kasus Brigadir J yang juga melibatkan anggota polisi lain, yaitu Bharada E.
Sepak terjang Irjen Ferdy Sambo pun kini jadi perbincangan hangat masyarakat. Ia diketahui merupakan lulusan dari Akademi Kepolisian angkatan 1994.
Seusai menyelesaikan pendidikannya di Semarang, Jawa Tengah, Irjen Ferdy ditempatkan dan ditugaskan di Pama Lemdiklat Polri.
Satu tahun pengabdiannya di Pama Lemdiklat Polri, pada tahun 1995, Ferdy Sambo ikut dalam mutasi penugasan. Kali itu, ia ditugaskan di Pamapta C Polres Metro Jakarta Timur.
Performanya selama bertugas di Pamapta C Polres Metro Jakarta Timur berhasil membuatnya diangkat sebagai Ketua Tim Tekab Polres Metro Jakarta Timur.
Dua tahun setelah mutasinya ke Polres Metro Jakarta Timur pada 1997, Ferdy Sambo dimutasi jabatan sebagai Kepala Unit Resintel Polsek Metro Pasar Rebo Jakarta Timur. Ia juga sempat menjabat sebagai Kepala Unit Resintel Polsek Metro Cakung.
Performa pekerjaan anggota yang sering disapa Sambo ini kembali meningkat dan berhasil membuatnya mendapatkan promosi jabatan sebagai Wakapolsek Metro Matraman Jakarta Timur.
Prestasi cemerlang yang berhasil disabet Ferdy Sambo ini juga membuat karier kepolisiannya semakin bersinar. Ia kembali naik jabatan pada tahun 2001 dan diamanahkan sebagai Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur.
Hampir 10 tahun berkarir di seputaran DKI Jakarta, Irjen Ferdy Sambo pun kembali dimutasi ke Bogor, Jawa Barat dan menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Bogor.
Prestasi Irjen Ferdy memang bukan hanya isapan jempol. Dirinya kembali mendapatkan promosi jabatan sebagai Kanit IV Satops I Ditreskrim Polda Jawa Barat pada tahun 2004.
Satu tahun setelahnya, Irjen Ferdy ditunjuk sebagai Kassubag Reskrim Polisi Wilayah Bogor.
Pada tahun 2008, Irjen Ferdy Sambo kembali dimutasi ke Jakarta dan menjabat sebagai Kepala Siaga Ops BiroOps Polda Metro Jaya. Pemindahan tugas lagi terjadi pada tahun 2009 saat dirinya kembali naik jabatan sebagai Kasat V Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Tahun 2010, karier Irjen Ferdy Sambo melesat saat dirinya mendapatkan jabatan sebagai Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat.
Dua tahun kemudian, Irjen Ferdy Sambo mendapatkan promosi jabatan lagi sebagai Kapolres Purbalingga dan ditunjuk sebagai Kapolres Brebes pada tahun 2013.
2 tahun mengabdi di Jawa Timur, Irjen Ferdy Sambo ditarik kembali ke Polda Metro Jaya sebagai Wadir Reskrimum. Ia juga pernah diangkat sebagai Kasubdit IV Dirtipidum Bareskrim Polri 3.
Jabatan terakhir sebagai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan yang ia jabat sejak 2020 berakhir dengan statusnya yang dinonaktifkan dan harus menjalani proses hukum saat ini.
Kontributor : Dea Nabila
Tag
Berita Terkait
-
Diperiksa 7 Jam, Irjen Ferdy Sambo Soal Kasus Penembakan Brgiadir J: Sudah Saya Sampaikan Yang Diketahui
-
Bharada E jadi Tersangka, Komnas HAM Bakal Pastikan Haknya atas Peradilan yang Jujur Terpenuhi
-
Irjen Ferdy Sambo Bisa Susul Bharada E Jadi Tersangka di Kasus Kematian Brigadir J Kata IPW
-
Penetapan Tersangka Bharada E Tak Pengaruhi Proses Komnas HAM
-
Video Viral Kenangan Terakhir Brigadir J Berikan Kejutan di Ultah Sang Adik, Warganet Auto Mewek
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra
-
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban
-
Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung