Suara.com - Partai Gelora tiba di kantor KPU untuk mendaftarkan diri sebagai peserta Pemilu 2024, Minggu (7/8/2022). Ketua Umum Anis Matta memimpin langsung proses pendaftaran tersebut.
Pantauan Suara.com, kendati yang masuk ke dalam kantor KPU hanya beberapa orang yang merupakan pengurus Partai Gelora, tetapi di luar kantor KPU, di Jalan Imam Bonjol terdapat ratusan simpatisan yang turut meramaikan proses pendaftaran.
Sementara itu, sebelum masuk ke dalam lobby kantor KPU untuk mendaftar, Anis Matta memandu para pengurus lainnya menyerukan salam Gelora.
"Salam Gelora, Salam Gelora, Salam Gelora," kata Anis, Minggu (7/8/2022).
Sedangkan Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah menyampaikan adanya harapan akan kemenangan untuk Partai Gelora pada Pemilu pertama yang akan mereka hadapi di 2024.
"Gelorakan Indonesia. Baru daftar saja orang sudah bilang menang," ujar Fahri.
Sebelumnya, Partai Gelombang Rakyat Indonesia atau Partai Gelora dijadwalkan melakukan pendaftaran sebagai peserta Pemilu 2024 ke kantor KPU RI pada Minggu hari ini.
Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta akan memimpin langsung proses pendaftaran pada pukul 10.00 WIB. Selain Anis, ada Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah, Sekretaris Jenderal Mahfuz Sidik dan Bendahara Umum Achmad Rilyadi.
"Partai Gelora mendapatkan giliran hari Minggu pas hari libur, untuk menggambarkan bahwa politik adalah sesuatu yang bisa menyenangkan," kata Fahri Hamzah dalam keterangannya, dikutip Minggu (7/8/2022).
Baca Juga: Gambarkan Politik Itu Menyenangkan, Partai Gelora Bersiap Daftar Pemilu Saat Libur Hari Ini
Fahri menilai bahwa politik dapat diletakkan dalam satu konsep keakraban secara nasional. Dengan demikian politik itu menyenangkan dan bisa membawa kebahagiaan, bukan sebaliknya.
"Politik bisa kita letakkan sebagai salah satu ruang ke akraban secara nasional. Dan itulah konsep yang ingin ditunjukkan oleh Partai Gelora besok di pendaftaran KPU," ujar Fahri.
Sementara itu, terkait pendaftaran sebagai peserta Pemilu, pengurus maupun simpatisan Partai Gelora berjumlah sekitar 200 orang, rencananya akan berjalan kaki dari depan gedung Graha Mandiri menuju kantor KPU RI.
Berita Terkait
-
Gambarkan Politik Itu Menyenangkan, Partai Gelora Bersiap Daftar Pemilu Saat Libur Hari Ini
-
Pemilu 2024: KPU Nyatakan 4 Parpol Dokumennya Belum Lengkap, Terbaru PDRI
-
13 Parpol Resmi Mendaftar Calon Peserta Pemilu 2024, Berikut Daftarnya
-
98 Anggota KPU di Daerah Dicatut Namanya Jadi Anggota Partai, Bawaslu Wanti-Wanti Parpol
-
Daftar Pemilu 2024, PDRI Klaim sebagai Cikal Bakal Partai PDI, Berambisi Lolos Parlemen
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
Terkini
-
Apa Itu Blanket Overflight? Berbahaya Bagi Kedaulatan RI, Rumornya Bakal Diteken Menhan
-
Proyek Pedestrian Rasuna Said Mulai Bikin Macet, Pramono: Nggak Mungkin Bangun Tidak Ada Efek
-
Kenapa Blokade Selat Hormuz Akan Sangat Bahaya untuk Dunia?
-
Dokumen Bocor! Menhan Sjafrie Teken Perjanjian Akses Udara Tanpa Izin di Washington?
-
Soal Isu Izin Terbang Militer AS di Wilayah Udara RI, DPR Minta Pemerintah Buka-Bukaan
-
Pengamat Sebut Demokrasi RI Tunjukkan Daya Tahan, Perbedaan Pendapat Dikelola Baik di Era Prabowo
-
Survei Poltracking: Kepuasan ke Pemerintahan Prabowo-Gibran Tetap Tinggi di Tengah Tekanan Global
-
Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
-
Iran Keras soal AS Blokade Selat Hormuz: Kalau Mereka Melawan Kami Melawan, Kami Tidak Tunduk!
-
Demokrasi RI Ternyata Masih 'Sakti', Survei LSI Buktikan Publik Masih Menaruh Kepercayaan Penuh!