Suara.com - Kasus kematian Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J semakin menemukan titik terang. Usai Richard Eliezer atau Bharada E mengajukan diri sebagai justice collaborator, ia menyebutkan sejumlah nama yang diduga terlibat dalam penembakan Brigadir J.
Bharada E sendiri sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini, pada Kamis lalu (4/8.2022).
Salah satu nama yang disebut Bharada E adalah peorang perwira berpangkat Brigadir dan berinisial RR. Ia merupakan ajudan dari istri Mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo, yakni Putri Candrawathi.
Siapakah Brigadir RR yang pada akhirnya menjadi tersangka dalam kasus ini?
Sosok Brigadir RR
Brigadir RR atau Brigadir Ricky Rizal merupakan ajudan istri Ferdy Sambo, yakni Putri Candrawathi. Sama seperti Bharada E, ia juga telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Bareskrim Polri pada Minggu (7/8/2022).
Dalam kasus kematian Brigadir J, Brigadir RR diancam Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana subside Pasal 338 jucto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP.
"Namanya sudah ditahan, pasti sudah tersangka," kata Ketua Tim Penyidik Timsus Bareskrim Polri Brigjen Pol. Andi Rian Djajadi di Bareskrim Polri, pada Minggu (7/8/2022).
Meski begitu, Andi Rian tidak menjelaskan secara detil apa alasan menahan Brigadir RR. Ia hanya menyinggung tempat penahanan Brigadir RR sama dengan Bharada E, yakni di Rutan Bareskrim Mabes Polri.
Baca Juga: Brigadir RR Diancam Pasal Pembunuhan Berencana, Kasus Kematian Brigadir J Hanya Dua Pelaku?
Brigadir RR sudah pernah diperiksa oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan mengatakan, ketika diperiksa, Brigadir RR mengaku jika dirinya tidak menyaksikan secara keseluruhan peristiwa yang menewaskan Brigadir J.
“Kami sudah memeriksa Ricky, ADC yang menyaksikan sebagian saja, tidak menyaksikan secara keseluruhan,” ungkap Ahmad Taufan pada Selasa (2/8/2022).
Pernyataan Bharada E
Sebelumnya, Bharada E menyatakan, saat baku tembak dengan Brigadir J, ia sedang berada di lantai dua rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo.
Burhanuddin selaku pengacara Bharada E mengungkap bahwa kliennya telah memberikan nama-nama polisi yang diduga terlibat dalam kasus kematian Brigadir J.
Keterangan dari Bharada E tersebut menyusul pengajuan dirinya menjadi justice collaborator agar bisa mendapatkan perlindungan sebagai saksi dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban atau LPSK.
Berita Terkait
-
Brigadir RR Diancam Pasal Pembunuhan Berencana, Kasus Kematian Brigadir J Hanya Dua Pelaku?
-
Bharada E Akan Cerita Kronologi Sebenarnya Soal Penembakan Brigadir J
-
Pengacara Bharada E Akan Sambangi LPSK Siang Ini, Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Di Kasus Penembakan Brigadir J
-
Akhirnya Bharada E Sebut Nama Siapa Saja yang Terlibat dalam Penembakan Brigadir J
-
Ajudan Istri Ferdy Sambo Jadi Tersangka, Polisi: Dua Alat Bukti Sudah Cukup
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan
-
Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah
-
Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026
-
DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan
-
Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama
-
Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?
-
Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?
-
Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah
-
Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda
-
Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?