Suara.com - Mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo merupakan salah satu perwira polisi yang kerap menangani beragam kasus besar di Indonesia. Tak heran jika namanya cukup dikenal oleh publik.
Terbaru, nama Ferdy Sambo kembali disorot usai dirinya ditetapkan sebagai tersangka baru atas kasus kematian Brigadir J. Penetapan ini diumumkan pada Selasa (9/8) dan ia dijerat pasal pembunuhan berencana.
Adapun kasus-kasus besar yang pernah ditangani Ferdy Sambo bisa diketahui melalui poin-poin berikut.
1. Kasus Ranjau Paku di Jakbar
Saat menjabat sebagai Kasatreskrim Polres Jakbar, Ferdy Sambo berhasil meringkus para pelaku penebar paku di jalanan. Kala itu, kejahatan seperti ini menjadi sorotan sebab banyak korban berjatuhan dari warga yang melintas.
Ferdy Sambo juga meminta para korban untuk melaporkan kejadian atau lokasi ranjau paku. Jika terbukti, jajarannya tidak akan segan menangkap para pelaku tersebut.
2. Kasus Bom Sarinah
Sejumlah ledakan sempat menghebohkan warga di kawasan Sarinah, Jakarta, pada tanggal 14 Januari 2016 pagi. Kapolda Metro Jaya kala itu, Irjen Pol Tito Karnavian, langsung memerintahkan anak buahnya, termasuk AKBP Ferdy Sambo untuk mengejar para pelaku pengeboman di TKP.
Sampai akhirnya polisi berhasil menangkap dalang dari aksi bom tersebut yang bernama Aman Abdurrahman, pentolan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang berafiliasi dengan ISIS.
Baca Juga: Seberapa Tinggi Pangkat Ferdy Sambo hingga Brigadir J? Ini Urutan 22 Kepangkatan Polri
3. Kasus Kopi Sianida
Saat masih menjabat sebagai Wadirkrimum Polda Metro Jaya, Ferdy Sambo juga sempat terlibat dalam penyelidikan kematian Wayan Mirna Salihin yang diracun melalui es kopi Vietnam oleh sahabatnya sendiri, Jessica Kumala Wongso.
Proses berjalannya pengadilan kasus kopi sianida itu sampai menerima atensi publik hingga sejumlah televisi swasta melakukan siaran langsung saat berjalannya proses peradilan.
Setelah berjalan dengan 32 kali persidangan selama sekitar 8 bulan, akhirnya majelis hakim memvonis Jessica Wongso dengan pasal pembunuhan berencana dengan vonis 20 tahun penjara.
4. Kasus Perdagangan Manusia di Timur Tengah
Kasus perdagangan manusia berhasil diungkap pada saat Ferdy Sambo menjabat sebagai Wadirtipidum Bareskrim Polri. Saat itu, Bareskrim menangkap delapan tersangka tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang berasal dari empat jaringan Timur Tengah di antaranya Maroko, Suriah, Turki, dan Arab Saudi.
Tag
Berita Terkait
-
Seberapa Tinggi Pangkat Ferdy Sambo hingga Brigadir J? Ini Urutan 22 Kepangkatan Polri
-
Muncul Diwawancara Kemarin, Bukan Istri Asli Ferdy Sambo?
-
Ferdy Sambo Ditetapkan sebagai Tersangka, Keluarga Brigadir J Beri Pesan Begini untuk Putri Candrawathi
-
Rekam Jejak Benny Mamoto yang Jadi Bulan-bulanan Publik karena Pernyataan Kontroversialnya di Kasus Brigadir J
-
Kasus Jenderal Bunuh Ajudan, Keluarga Minta Jokowi Pulihkan Nama Baik dan Angkat Brigadir J jadi Pahlawan Polri
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Greenpeace Desak ASEAN Segera Atasi Krisis Plastik dan Bahan Bakar Fosil
-
AHY Tegur Keras Pejabat yang 'Ngeloyor' Pergi saat Dirinya Berbicara: 'Anda Dengarkan Saya Dulu!
-
Pastor Bethlehem Bongkar Ancaman Israel: Umat Kristen Palestina Akan Dibinasakan pada 2050
-
Beijing Kirim Pesan Keras ke Indonesia dan Negara-negara ASEAN soal Laut China Selatan
-
Dinsos Sleman: Asesmen Ketat Menanti Orang Tua yang Ingin Jemput Bayi di Penitipan Ilegal
-
Dorong Produktivitas Masyarakat, Pemerintah Perluas Digitalisasi Bansos
-
Tinjau Polresta Kupang, Wamen PANRB: Respons Cepat Polisi Mampu Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat
-
Asap Kebakaran Kalideres Diduga Mengandung Gas Beracun, Damkar Kerahkan Robot Pemadam
-
Pakai Masker! Udara Jakarta Pagi Ini Masuk Kategori Tidak Sehat, Terburuk Keempat di Dunia
-
Top 20 Kekuatan Militer Dunia Berdasarkan Personel Aktif: Indonesia Nomor Berapa?