Suara.com - Momen menarik tejadi dalam forum Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Gerindra jelang Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto memberikan jawaban bersedia atau tidak soal permintaaan maju kembali dalam pencapresan di Pilpres 2024.
Awalnya memang Prabowo diberikan kesempatan di podium untuk memberikan sambutan hingga jawabannya untuk maju lagi atau tidak di Pilpres 2024. Ia pun memulai sambutannya dengan menyapa satu persatu DPD hingga organisasi sayap Gerindra yang hadir.
Ia mengatakan, dengan meyapa para haidirin jajaran pengurus pusat, daerah, hingga organisasi sayap partainya dia ingin mengapresiasi kesetiaan dan peejuangan para kadernya. Namun dalam sapaan ke kadernya tersebut Prabowo menyelipkan candaan dan gurauan.
Sampai akhirnya dia berbicara kalau ada catatan yang diselipkan di kertas teks sambutannya mengenai kehadiran wartawan dalam Rapimnas Gerindra. Prabowo diminta hati-hati berbicara.
"Saya dikasih tulisan izin mengingatkan ada wartawan di dalam ruangan ini," kata Prabowo disambut gelak tawa kader yang hadir di Rapimnas, di SICC, Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/8/2022).
Menanggapi itu Prabowo lantas tidak gentar dengan kehadiran wartawan. Menurutnya, kehadiran wartawan justru menjadi rekan dirinya.
"Jadi kalau ada wartawan nggak boleh? (asal bicara). Tenang aja kita friend, friend, (teman)," selorohnya.
Lebih lanjut, Prabowo pun bingung mengaku tim atau kadernya mengingatkan agar dirinya hati-hati berbicara di podium karena ada wartawan.
"Memang kenapa kalau ada wartawan?," tanya lagi Prabowo kemudian disambut tepuk tangan dan tawa kader yang hadir di Rapimnas.
Adapun hingga berita ini ditulis Prabowo masih menyampaikan sambutannya dan belum memberikan jawaban atas kesediaannya atau tidak soal maju lagi menjadi capres di Pilpres 2024.
Didukung DPD dan Sayap Gerindra
Sebanyak 34 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan sayap Partai Gerindra disebut sudah bulat dalam forum Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Gerindra meminta ketua umum partainya Prabowo Subianto maju kembali dalam pencapresan di Pilpres 2024.
Agenda pertama forum Rapimnas Gerindra tersebut disebut juga tak ada dinamika yang terjadi.
"34 Dewan Pimpinan Daerah partai Gerindra seluruh Indonesia sudah bulat untuk mencalonkan pak Prabowo sebagai calon presiden dari Partai Gerindra tahun 2024," kata Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad di sela-sela Rapimnas, SICC, Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/8/2022).
Dasco menegaskan, dalam penyampaian permintaan kesediaan agar Prabowo kembali sebagai capres dalam forum Rapimnas ini berjalan lancar. Menurutnya tak ada dinamika yang terjadi.
Berita Terkait
-
Nihil Dinamika di Rapimnas, 34 DPD dan Organisasi Sayap Gerindra Kompak Minta Prabowo Nyapres Lagi di 2024
-
Gerindra Buka Peluang Jika Ada Parpol Lain Ingin Gabung Koalisi, Syaratnya Wajib Dukung Prabowo Capres
-
Disebut Beri Restu Prabowo dan Ganjar Nyapres 2024, Jokowi: Masak Saya Bilang Jangan
-
Survei SMRC: Cuma 25 Persen Pemilih PKB yang Dukung Prabowo Jadi Presiden, Terbanyak Pilih Ganjar
-
Prabowo akan Tentukan Pendampingnya sebagai Cawapres
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Satu Abad NU, Gus Yahya: Persatuan Menguat Usai Dinamika yang Hebat
-
Menhan Ungkap Pertemuan Prabowo dan Tokoh Oposisi: Apa yang Dibahas?
-
Risiko Matahari Kembar di Tubuh Polri, Mengapa Kapolri Pilih Mundur Ketimbang Jadi Menteri?
-
Aktivis 98 Kritik Pernyataan 'Titik Darah Penghabisan' Kapolri: Siapa yang Mau Dihadapi?
-
Geger! Jutaan Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein Dirilis, Nama Donald Trump Muncul 5.300 Kali
-
Diterpa Isu Reshuffle, Pratikno Tegas Bantah Siapkan Surat Pengunduran Diri
-
Kemenkes: Gas N2O yang Muncul di Kasus Lula Lahfah Punya Aturan Ketat
-
Pengamat: Dasco Kini Jadi 'Buffer Power' Presiden, seperti Taufiq Kiemas dan Yenny Wahid Dulu
-
KPK Segera Tahan Gus Yaqut dan Gus Alex usai Audit Kerugian Negara Rampung
-
Rhenald Kasali: Kita Hidup di Abad Ketidakpastian, Saat Perasaan Menggerakkan Dunia Digital