Suara.com - Guru yang memberi peringatan atau menegur siswanya memang sudah biasa. Apalagi jika sang siswa melakukan kesalahan.
Berbicara soal guru, video seorang ibu guru menegur siswanya yang bersandar di meja viral di media sosial.
Pasalnya cara guru menegur siswanya tersebut mengundang pro dan kontra dari warganet.
Pada video yang diunggah oleh akun Instagram @sisitrangofficial, seorang siswi yang tengah menulis dengan kepala yang disandarkan ke meja dibuat kaget oleh gurunya sendiri.
Pasalnya sang guru datang menyirami dirinya dengan segelas air minaral.
Sang guru menyiram di bagian kepala, kemudian ketika kepala siswi tersebut sudah ditegakkan, ibu guru itu kembali menyipratkan ke wajah dan tubuh.
Jika dilihat di awal video, siswi yang disiram tersebut tidak sedang tidur. Matanya masih terbuka, namun memang kepalanya yang bersandar di meja membuatnya tampak tertdur.
"Guru siram siswi yang letiduran saat menulis di meja. Bagaimana menurut kalian, apakah biasa saja ataukah hal yang tak wajar untuk diterapkan di zaman sekarang?" tulis akun Instagram @sisiterang.
Video yang diunggah pada Minggu (15/8/2022) tersebut sontak mengundang pro kontra dari warganet.
Baca Juga: Viral Anak Punk Berbagi Makanan ke Pengemis Bikin Publik Takjub: Malu Lihatnya
"Mungkin lebih baik dan lebih sopannya ditegur jika memang tidak mempan tersrah mau disiram atau diapain karena begini kalau ini sampai viral jelas akan dipertanyakan attitude seorang guru," komentar warganet.
"Menurut aku, gurunya kurang bijaksana sih. Bangunkan saja baik-baik, trus tanya. Siapa tahu, itu anak sedang sakit, atau sebab lain yang kita tidak tahu," imbuh warganet lain.
"Wajar dan sah aja, kan zaman sekarang anak-anak dirusak oleh hp," tambah lainnya.
"Dibangunkan kan bisa. Siapa tahu siswi tersebur kelelahan membantu orangtuanya," tulis warganet di kolom komentar.
"Jaman sudah berubah. Hubungan guru murid sekarang harusnya lebih terbuka. Punishment tidak lagi efektif," timpal lainnya.
"Sangat biasa kalau di zaman dulu," balas warganet lain.
Saat berita ini dibuat, video tersebut telah disukai ratusan kali dan bisa disaksikan di sini.
Berita Terkait
-
Rencana Jahat Pensiunan Polisi di Bone Bolango Untuk Jadikan Guru Honorer Budak Seks
-
Anak SD Bikin Video di Jalan Rusak dan Berlumpur: Hai Teman-teman Jangan Bully Sepatuku yang Kotor ya...
-
Viral Emak-emak Tolak Paket COD sampai Pukul Kurir Gegara Tak Punya Duit, Warganet: Cash or Duel
-
Ini Tampang Pelaku Jambret Wanita di Tangerang Hingga Jatuh dari Motor
-
Video Viral Abang Bakso Cuanki Asyik Healing Karaokean, Pelanggan Dibiarkan Racik Sendiri
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Kabar Duka, Anggota DPR RI Rachmat Gobel Meninggal Dunia
-
Kekayaan Bupati Sukoharjo Etik Suryani yang Terciduk OTT KPK
-
KPK Pastikan Kembangkan Kasus Suap Impor Bea Cukai, Tunggu Fakta Persidangan
-
Bupati Sukoharjo Etik Suryani dari Partai Apa? Ini Kronologi Kena OTT KPK
-
Ma'ruf Cahyono Terancam Dijerat TPPU, Uang Gratifikasi Dipakai Renovasi Rumah hingga Nikahan Anak
-
Penggeledahan ke-13 Kasus Korupsi, Polisi Sita Dokumen hingga Komputer dari Ruko Cipete
-
Rudal AS Hujani Iran Dua Hari Beturut-turut, Proses Damai di Ambang Kehancuran
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik