Suara.com - PT PGN Tbk, sebagai Subholding Gas Pertamina terus berupaya merealisasikan komitmen dalam memberikan layanan gas bumi yang kompetitif dan ramah lingkungan melalui jaringan gas rumah tangga. Pada Sabtu, (13/8/2022), PGN meresmikan dan menyalurkan gas perdana (gas in) di Cluster Catalina, Kabupatan Tangerang, Banten.
Gas in di Cluster Catalina merupakan program pembangunan jargas tahun 2021. PGN telah melayani sekitar 35.000 Sambungan Rumah (SR) di Tangerang.
Khusus wilayah Catalina sebanyak 800 SR dan bertahap akan dilakukan gas in, dimulai Sabtu (13/8/2022), sebagian telah disalurkan perdana sekitar 400 SR Pembangunan jargas di Cluster Catalina mendapatkan sambutan sangat baik dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang maupun masyarakat.
“Alhamdulillah, kita akan melakukan peresmian dan penyaluran gas yang tentunya akan didapatkan oleh segenap warga masyarakat perumahan Catalina. Ini salah satu yang pertama (gas in),” ujar Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, dalam sambutannya.
Zaki menyatakan, pemerintah daerah akan terus mendukung progam-program, baik dari pemerintah pusat maupun BUMN, dalam rangka memberikan layanan yang maksimal kepada masyarakat, terutama layanan dasar kepada masyarakat. Salah satu hal yang penting adalah dari pengaliran gas ini, masyarakat mendapatkan pelayanan energi yang murah, bersih, dan aman. Tentunya akan jauh lebih menunjang masyarakat.
“Ini juga sangat penting, karena program ini akan mendukung Kabupaten Tangerang dalam mengurangi emisi dan penggunaan gas yang berasal dari fosil lainnya,” kata Zaki.
Pemerintah Kabupaten Tangerang juga akan terus mendorong agar wilayah lain, terutama yang sudah mendekati dengan jalur pipa gas bisa mendapatkan fasilitas yang sama.
“Seperti UMKM, rumah tangga, ini akan lebih mudah lagi. Tidak perlu lagi khawatir kehabisan gas, karena ini akan secara konstan. Seperti listrik, kita akan mendapatkan pasokan. Tapi tentu saja bayarnya harus tertib nantinya,” imbuh Zaki.
Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama menjelaskan, gas in di Cluster Catalina merupakan wujud nyata dari PGN untuk melayani masyarakat dan akan terus dilakukan secara continue. Dari gas in hari ini, masyarakat diharapkan akan mendapatkan benefit, salah satunya tidak perlu repot-repot untuk ganti tabung dan tidak perlu kehabisan gas di tengah jalan saat sedang memasak.
Baca Juga: PGN Komitmen Penuhi Permintaan Gas Gasifikasi RU IV Cilacap 51 MMSCFD
“Paling penting juga adalah membantu UMKM dimana harga yang kami tawarkan cukup kompetitif. Untuk UMKM cukup menguntungkan, karena bapak ibu bisa pakai dulu nanti bulan berikutnya di tanggal lima atau enam, bapak ibu punya kewajiban untuk bayar. Gas bisa dipakai dahulu, baru bayar kemudian,” papar Rachmat.
“Sebagai perwakilan warga Cluster Catalina, kami mengucapkan terima kasih. Dengan keberadaan PGN, pertama, kita bisa meningkakan UMKM di wilayah kita. Kedua, ibu-ibu rumah tangga tengah malam kehabisan gas, kemungkinan bisa teratasi,” kata Ketua RW Cluster Catalina Arif Budi Santoso.
Lebih lanjut, Arif berharap, kerja sama dengan PGN dapat terus berlanjut untuk pemasangan gas, sehingga di tahun 2023, area Catalina, yang dihuni 800 KK bisa menikmati gas PGN.
“Semoga pembangunan jargas ini bisa mendapatkan dukungan dari pemerintah Kabupaten Tangerang dan aparat, serta mendapatkan dukungan dari masyarakat Kabupaten Tangerang,” pungkas Rachmat.
Berita Terkait
-
Subholding Gas Pertamina dan Gunvor Kerja Sama Bisnis LNG Global
-
Pulihkan Ekonomi Daerah, PGN Andalkan Gasblock di Daerah Wisata Candi Borobudur
-
PT Gagas Energi Indonesia Ekspansi Jaringan Gaslink C-cyl di Batam
-
Masa Era Transisi Energi Nasional, PT. PGN Buka Lowongan Ini
-
Gandeng 4 Kawasan Industri Jatim, PGN Bidik Kerja Sama Bisnis dan Tingkatan Pemanfaatan Gas Bumi
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Buruh Bersatu Desak Reformasi Total SJSN, Soroti Rendahnya Perlindungan Pekerja
-
Gus Ipul: 869 Ribu Peserta BPJS PBI Aktif Kembali
-
Riva Siahaan Dinilai Tak Nikmati Uang Korupsi: Hakim Bebaskan Uang Pengganti, Blokir Rekening Dibuka
-
Jakarta Darurat Lapangan Padel 'Bodong', 185 Bangunan Tak Berizin Terancam Ditertibkan Satpol PP
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai