Suara.com - Aksi seorang pria paruh baya mencuri celana dalam milik warga yang sedang dijemur terekam oleh kamera CCTV.
Video rekaman CCTV tersebut kemudian diunggah oleh akun Instagram @kepoin_trending pada Selasa (16/08/22).
"Wah yang diambil apa tuh?" keterangan yang ditulis akun pengunggah video.
Dalam video tersebut, tampak seorang pria paruh baya berjalan mengendap-endap ke tempat jemuran baju yang diduga berada di area belakang rumah seorang warga.
Pria berkaus polo tersebut sempat mengintip diduga ke arah rumah pemilik jemuran baju tersebut.
Merasa situasi aman, ia langsung mengambil beberapa celana dalam yang sedang dijemur.
Setelah berhasil mengambil celana dalam yang sedang dijemur, pria bercelana merah ini langsung kabur dari lokasi kejadian.
Pada video ini, tampak beberapa pakaian lain yang sedang dijemur, tapi tidak ikut diambil oleh pria paruh baya tersebut.
Video ini lantas menuai beragam komentar dari netizen. Netizen menilai bahwa pria paruh baya tersebut memiliki kelainan.
Baca Juga: Warga Gotong Royong Angkat Mobil yang Halangi Truk Pemadam Kebakaran, Endingnya Tak Diduga
"Banyak yang punya kelainan gitu. Ya entah buat kepuasan tersendiri, entah buat apa. Di sini aja pernah anak SMP suka ngambil celana dalam terus dibawa ke toilet masjid. Setiap istirahat sekolah pasti gitu. Setelah ketahuan baru deh nggak ke sini-sini lagi," ujar warganet.
"Wah sakit nih orang, nyolong celana dalam," terang warganet.
"Si bapak jadi terkenal satu kelurahan. Anak bini malunya gimana deh," kata warganet.
"Aneh ya zaman sekarang masih ada-aja orang yang sa***** sama pakaian dalam. Gue tanya emang apa sih enaknya? Lu kayak gitu pertanda tidak mampu untuk menyewa cewek. Ya kalau mau ngelupain nafsu nyewa lah, masak gratisan," ungkap warganet.
"Buat apa coba," komentar lain warganet.
Berita Terkait
-
Beredar Rekaman Video Pria Paruh Baya Asal Jogja Mengaku Korban Hipnotis, Netizen: Jangan Percaya itu Modus
-
Warga Gotong Royong Angkat Mobil yang Halangi Truk Pemadam Kebakaran, Endingnya Tak Diduga
-
Viral, Tanggapan Praktisi Hukum soal Pegawai Alfamart yang Diancam UU ITE: Staf Tidak Bisa Dituntut
-
Berlaga Layaknya Preman, Seorang Pengamen Ngamuk Usai Tak Dikasih Uang Bernominal Besar
-
Cerita Ibu Mertua Sebut Anaknya Durhaka Gegara Tak Pernah Kasih Uang Usai Nikah, Menantu Sampai Dilarang Pakai Skincare
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Vonis 15 Tahun Kerry Riza Disebut Jadi Alarm Bahaya Bagi Investor dan Direksi BUMN
-
Divonis 15 Tahun Penjara, Putra Riza Chalid Pastikan Banding: Sebut Hakim Abaikan Fakta
-
Geger Pembacokan Mahasiswi UIN Suska, DPR: Tak Bisa Ditoleransi!
-
Langit Jabodetabek Masih Kelam, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang Hari Ini
-
Buruh Bersatu Desak Reformasi Total SJSN, Soroti Rendahnya Perlindungan Pekerja
-
Gus Ipul: 869 Ribu Peserta BPJS PBI Aktif Kembali
-
Riva Siahaan Dinilai Tak Nikmati Uang Korupsi: Hakim Bebaskan Uang Pengganti, Blokir Rekening Dibuka
-
Jakarta Darurat Lapangan Padel 'Bodong', 185 Bangunan Tak Berizin Terancam Ditertibkan Satpol PP
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?