Suara.com - Komandan Korem 173/PVB Brigjen TNI Taufan Gestoro mengakui kelompok sipil bersenjata berupaya mengganggu pelaksanaan upacara HUT ke-77 Kemerdekaan RI di Kabupaten Intan Jaya, Papua.
"Memang benar KSB, Rabu pagi sekitar pukul 08.00 WIT melakukan penembakan di sekitar Mamba, namun berhasil diatasi oleh aparat keamanan yang memang sudah bersiaga guna mengantisipasi adanya gangguan keamanan," katanya.
Terjadi kontak tembak antara aparat keamanan dengan KSB. Akhirnya KSB berhasil dipukul mundur sehingga pelaksanaan upacara HUT ke-77 Kemerdekaan RI yang dilaksanakan di halaman kantor Bupati Intan Jaya di Sugapa berlangsung aman.
Ketika ditanya tentang upacara HUT RI di wilayah Korem 173/PVB, dia mengatakan secara keseluruhan berlangsung aman dan tidak ada gangguan yang berarti.
Upacara HUT ke-77 RI di Kabupaten Puncak, Puncak Jaya, Deiyai, Dogiyai, dan Nabire berlangsung aman walaupun di Dogiyai dilaporkan adanya pembakaran, namun tidak ada korban jiwa.
"Alhamdulillah upacara HUT Ke-77 RI di wilayah Korem 173/PVB berlangsung aman walaupun ada gangguan di beberapa wilayah," tutur Taufan.
KSB, sejak Selasa (16/8) melakukan penembakan di Kabupaten Intan Jaya, namun dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa. [Antara]
Berita Terkait
-
Demo di Kementerian HAM, Massa Tuntut Hentikan Kekerasan di Papua
-
Distrik Sugapa Kabupaten Intan Jaya Diterjang Banjir Bandang, 5 Orang Tewas
-
Momen-Momen Unik di Upacara HUT ke-78 RI: Menteri Usil hingga Insiden Sepatu Copot
-
Pagelaran Blitar Ethnic National Carnival 2022
-
Warga Serbu Layanan Penukaran Uang Keliling di Pasar Senen
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu