Suara.com - PT PLN (Persero) siapkan pasokan listrik berlapis untuk menyukseskan Pidato Kenegaraan di Sidang Tahunan MPR/DPR, Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan Kalibata, hingga Upacara Pengibaran dan Penurunan Bendera di Istana Negara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-77.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya Doddy B. Pangaribuan, mengatakan listrik pada lokasi-lokasi strategis yang mendukung ketahanan nasional seperti Istana Negara dan Gedung MPR/DPR sudah diperkuat dengan pasokan listrik berlapis. Namun untuk acara penting, PLN tetap berupaya meningkatkan keandalan pasokan listrik untuk menyukseskan hajatan kenegaraan.
"Kami siaga penuh baik sistem kelistrikan, peralatan, maupun personel," kata Doddy.
Doddy mengungkapkan, untuk memperkuat kelistrikan pada hajatan negara tersebut PLN menyiapkan Uninterruptible Power Supply (UPS) sebesar 200 kilo Volt Ampere (kVA) di Gedung MPR/DPR, sebagai bagian dari pengawalan keandalan listrik pada Pidato Kenegaraan Presiden RI di Sidang Tahunan MPR/DPR.
Sedangkan untuk Apel Kehormatan dan Renungan Suci, PLN menyiapkan UPS dengan total 360 kVA. Khusus untuk pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih di Istana Negara, PLN menyiapkan 1.600 kVA UPS.
Tak hanya itu, sebanyak 172 personel disiagakan untuk 3 event besar rangkaian HUT RI ke-77 yang terdiri dari pengatur distribusi listrik di control center dan petugas yang bersiaga di lokasi.
Sebelumnya PLN telah melakukan koordinasi dengan pengelola kelistrikan di 3 lokasi penting peringatan HUT RI. Simulasi juga telah dilaksanakan untuk memastikan peralatan pendukung serta jaringan listrik dalam kondisi baik.
"PLN sudah melakukan beberapa tahapan untuk memastikan listrik aman saat acara mulai dari pemeliharaan, simulasi, bahkan gladi sampai 3 kali," ungkap Doddy.
Khusus Istana Kepresidenan, terdapat 17 titik penjagaan pasokan listrik yang tersebar di komplek istana. Selain lokasi upacara, PLN juga bersiaga untuk brodcast center yang berfungsi sebagai pusat penyiaran secara langsung melalui media. Broadcast center diperkuat dengan UPS sebesar 300 kVA.
Baca Juga: Diduga Gegara Korsleting, Sebuah Kost-kostan di Tambora Jakbar Hangus Terbakar
"Kami mengucapkan selamat HUT RI ke-77, PLN siap mendukung pembangunan nasional dengan keandalan pasokan listrik dan pelanggan juga merdeka dalam menggunakan listrik untuk meningkatkan kualitas kehidupan," tutup Doddy.
Berita Terkait
-
The Best 5 Oto: Perayaan HUT ke-77 Republik Indonesia di GIIAS 2022, Zona Test Drive, Mitsubishi Triton Rally
-
FIA Terapkan Peningkatan Penggunaan Tenaga Listrik di Mesin Balap Formula 1, Berlaku 2026
-
PLTS Senilai Rp14,3 Miliar Dioperasikan Buat Aliri Listrik Warga di Pulau Terluar Sumbawa
-
Selama 77 Tahun Indonesia Merdeka, Pemerintah Akui Masih Ada Warga yang Belum Nikmati Listrik Hingga BBM Murah
-
Kost-Kostan di Tambora Jakbar Hangus Terbakar, Diduga Korsleting Listrik
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!