Suara.com - Nama Tom Liwafa terseret dalam kasus Ferdy Sambo. Crazy Rich Surabaya ini dikabarkan bertugas dalam pencucian uang judi online konsorsium 303 milik Kaisar Sambo, sebutan Ferdy Sambo. Siapa Tom Liwafa sebenarnya?
Tom Liwafa adalah seorang pengusaha dari Surabaya, yang dikenal sebagai crazy rich Surabaya. Kemudian sejak kecelakaan yang menimpa artis Vanessa Angel, nama Tom Liwafa kian ramai diperbincangkan.
Pasalnya, Tom Liwafa adalah orang pertama yang membantu Gala Sky saat Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah mengalami kecelakaan maut. Semua biaya rumah sakit Gala Sky dan juga suster Gala Sky ditanggung sepenuhnya oleh Tom Liwafa. Ia pun pada saat itu turut memberikan keterangan dalam Instagram Stories miliknya mengenai kondisi Gala Sky.
Kabar terbaru, sosok yang dikenal Crazy Rich Surabaya ini disebut terlibat konsorsium judi 303 Ferdy Sambo. Profil Tom Liwafa pun dicari, banyak yang penasaran siapa Tom Liwafa yang sebenarnya?
Siapa Tom Liwafa?
Profil Tom Liwafa semakin dicari seiring banyaknya di media sosial yang menyebut bahwa dirinya terlibat dalam konsorsium judi 303. Diketahui, nama asli Tom Liwafa adalah Arizza Liwafa. Diketahui, Tom Liwafa adalah lulusan Universitas Ciputra Surabaya, yang mengawali kariernya sebagai penjual stiker keliling. Di sisi lain, Tom Liwafa juga menjalankan bisnis di bidang fashion dengan istrinya, yaitu Delta Hesti Chandra Pratiwi.
Kemudian seiring berjalannya waktu, bisnis Tom Liwafa semakin berkembang. Tom Liwafa menyebut bahwa dirinya memiliki bisnis di beberapa bidang seperti food and beverages, clothing, handmade shoes, hingga penyewaan LED.
Deretan bisnis yang digeluti lantas membuat dirinya memiliki jumlah karyawan kurang lebih 1.500 karyawan. Selain berbisnis, ternyata Tom Liwafa juga mendirikan UMKM di beberapa kota seperti di tempat kelahirannya Mojokerto dan Sidoarjo. Kesuksesan yang diraihnya pun membuat Tom Liwafa aktif sebagai keynote speaker dalam berbagai seminar dan workshop.
Kemudian, namanya mencuat saat Tom Wilafa mengunggah aksi sosialnya saat pandemi Covid-19 pada tahun 2020, di mana bersama dengan Enterpreneur Versus Corona (EVC), dirinya membagikan sembako berupa kardus berisi mie instan serta beras lima kilogram dibarengi uang tunai sebesar Rp1,5 juta kepada warga dan pekerja di jalanan.
Baca Juga: Heboh Kekaisaran Sambo-Konsorsium 303, Kapolri soal Anggota Beking Judi: Akan Saya Copot!
Selain itu, sosok yang akrab disapa Wafa ini juga membagikan peralatan medis, serta hand sanitizer. Tidak hanya pada warga, Tom Liwafa juga diketahui memberikan bantuan kepada tenaga medis di Surabaya. Bantuan itu berupa alat pelindung diri (APD) yang langsung diterima oleh Wali Kota Surabaya pada saat itu adalah Tri Rismaharini.
Diisukan Masuk dalam Konsorsium 303 Ferdy Sambo
Sejumlah nama mulai dari pejabat perwira tinggi kepolisian hingga pengusaha disebut terlibat daftar jejaring judi online Konsorsium 303 yang tersebar di media sosial, di mana salah satu nama pengusaha yang terseret, adalah Tom Liwafa.
Namun mendengar kabar tersebut, Tom Liwafa sempat buka suara dan mengungkapkan bahwa kabar tersebut hoaks dan merupakan fitnah bagi dirinya.
Tom Liwafa juga mengakui bahwa isu yang beredar telah merugikannya. Pasalnya, dalam selebaran yang beredar, tercantum nomor telepon miliknya. Bantahan tersebut dituliskannya melalui Instagram Story di akun pribadinya, @tomliwafa pada Kamis (18/8/2022). Tom Liwafa menuliskan bahwa dirinya telah siap untuk diperiksa terkait dugaan keterlibatannya dalam konsorsium judi tersebut.
"Saya siap untuk diperiksa kapanpun itu. Namun jika tak terbukti sama sekali, pasti saya juga ambil langkah hukum," tulisnya dalam Instagram Story.
Berita Terkait
-
Awal Mula Munculnya Isu Kaisar Sambo dan Judi 303, Polri Masih Fokus Pembunuhan Brigadir J
-
Muncul Isu Kekaisaran Sambo dan Konsorsium 303, Kapolri Tegaskan Copot Jabatannya Jika Ada yang Terlibat
-
Klarifikasi Tom Liwafa Usai Namanya Disebut Terlibat Dugaan Kasus 303 Ferdy Sambo: Saya Siap Untuk Diperiksa
-
Crazy Rich Tom Liwafa dan Steven Ndut Bantah Rumor Kaisar Sambo dan Konsorsium 303: Cocokloginya Luar Biasa
-
Isu Kaisar Sambo dan Konsorsium 303, Dugaan Motif Pembunuhan Brigadir J yang Buat Lini Masa Memanas
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar