Suara.com - Kuasa Hukum Putri Candrawathi, Patra M Zen menyebutkan bahwa dirinya sejak awal tak ragu mendampingi istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi (PC).
Hal ini dinyatakan sendiri oleh Patra dalam sebuah acara bersama Karni Ilyas. Potongan videonya viral di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Instagram @nyinyir_update_official.
Pada video terebut, Patra M Zen dengan jelas menyebutkan bahwa sejak awal ia tak ragu mendampingi PC.
"Kenapa dari awal saya tidak ragu menjadi kuasa hukum ibu PC, istri dari Irjen Ferdy Sambo," ungkap Patra.
"Karena saya ini 2002 kuliah International Human Rights Law University of Essex Inggris," imbuhnya.
Setelah ditelusuri, video tersebut diambil sebelum PC ditetapkan jadi tersangka. Video asli tayang di dalam acara ILC yang diunggah di Youtube pada 5 Agustus 2022.
Lebih lanjut, Patra menyebutkan bahwa perempuan yang mengaku mengalami kekerasan seksual harus dianggap benar terlebih dahulu dan diampingi sampai terbukti kebernaran sebenarnya.
"Sampai ada yang terbukti sebaliknya, dia dianggap benar," tambahnya.
Potongan video tersebut sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
"Ya ampun malunya pak kuliah dari Inggis ternyata bisa langsung percaya sama orang hanya dari berkas," komentar warganet.
"Kok masih kena prank saja pak," tambah lainnya.
"Apa lagi musim ya banyak orang pintar pada lagi kena prank, jadi mempertanyakan kepintarannya," imbuh lainnya.
"Pas dia nyebutin begrounnya, praktisi hukum yg lain terlihat senyum menahan tawa," tulis warganet di kolom komentar.
"Ambyar udah," timpal lainnya.
PC Ditetapkan Jadi Tersangka Petra Merasa Kena Prank
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
'Pesta Babi' Ungkap Realitas Kelam, Kader PDIP: Jika Film Itu Tidak Bagus, Sediakan Ruang Debat
-
Mengapa Aparat Takut dengan Film 'Pesta Babi? Dokumenter yang Menguak Sisi Gelap Proyek di Papua
-
Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu