Suara.com - Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J akhirnya berhasil mendapatkan gelar Sarjana Hukum dari Universitas Terbuka. Namun ia tidak bisa menghadiri wisudanya karena dibunuh oleh atasannya, yakni Irjen Pol Ferdy Sambo pada 8 Juli 2022 lalu. Wisuda itu pun wakili oleh ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat, dan Irma Hutabarat.
Ketika naik ke atas podium untuk menerima ijazah, ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat didampingi oleh seorang aktivis, Irma Hutabarat. Kehadiran Irma di acara wisuda tersebut merupakan bentuk dukungan dirinya kepada pihak keluarga Brigadir J.
Seketika kehadiran Irma Hutabarat menjadi sorotan banyak pihak, termasuk kalangan awak media yang hadir dalam acara tersebut.
Siapakah sosok Irma Hutabarat yang mendampingi ayah Brigadir J saat wisuda? Berikut ulasannya.
Irma Hutabarat memiliki nama lengkap Irma Natalia Hutabarat. Ia lahir di Jakarta, tepat pada hari Natal pada 25 Desember 1962.
Di usianya yang hampir mengnjak 60 tahun, ia masih terlihat segar, sehat dan aktif menjalani hari-harinya sebagai aktivis. Kini ia tercatat sebagai Ketua Komunitas Civil Society Indonesia.
Irma Hutabarat merupakan sarjana sastra Rusia. Ia mendapatkan gelar akademik tersebut dari Universitas Indonesia.
Dalam kehidupan pribadi, Irma Hutabarat menikah dengan pria berdarah Jawa, yakni Widodo Sunarko. Dari pernikahannya itu ia memiliki empat anak, yakni Amanda, Kevin, Aisya dan Ghibran Mikail.
Baca Juga: Timsus Polri Masih Cari Ponsel Milik Brigadir J yang Lenyap Bak Ditelan Bumi
Jejak karir Irma Hutabarat
Sebelum menjadi aktivis, Irma Hutabarat pernah menjajal dunia jurnalistik. Ia mengawali karirnya sebagai jurnalis pada tahun 2000 lalu di salah satu televisi swasta sebagai pembawa acara.
Salah satu acara televisi yang pernah dipandunya adalah Today's Dialogue yang tayang di stasiun televisi Metro TV.
Karena sosok Irma Hutabarat memiliki jiwa sosial yang tinggi, ia memutuskan untuk mendirikan sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat bernama Institute of Civic Education on Indonesia atau Ice on Indonesia. DI LSM tersebut Irma menjabat sebagai ketua.
Sejak itu Irma Hutabarat aktif mendampingi dan mengadvokasi masyarakat yang menghadapi sejumlah permasalahan sosial.
Irma pernah membantu pengurusan Asuransi Kesehatan untuk Warga Miskin (Askeskin). Ia juga pernah melakukan penanaman vetitier di sejumlah lokasi dengan tujuan untuk mewujudkan Sungai Citarum yang bersih.
Tag
Berita Terkait
-
Timsus Polri Masih Cari Ponsel Milik Brigadir J yang Lenyap Bak Ditelan Bumi
-
Hotman Paris Wanti-wanti Ferdy Sambo Bisa Lolos dari Hukuman Mati, Ini Penjelasannya
-
Jelaskan Kasus Pembunuhan Brigadir J, Kapolri Bawa Tim Khusus ke DPR RI
-
Slank Tak Tertarik Bikin Lagu dari Kasus Brigadir J: Malas Ah
-
Siap Berikan Penjelasan di Hadapan DPR, Kapolri Siapkan Sendiri Berkas Lengkap Kasus Ferdy Sambo
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK
-
Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion
-
Terungkap! OTT KPK di Tulungagung Diduga Terkait Skema Pemerasan
-
OTT KPK Tulungagung: 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Bupati Ikut Diperiksa
-
Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Ikut Disita
-
Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi
-
Jakarta Jadi Kota Paling Aman ke-2 di ASEAN, Tapi Pramono Akui Masih Ada Premanisme
-
Pramono Anung Larang Ondel-Ondel Ngamen di Jalan Jakarta, Ini Alasannya
-
DPRD DKI Bentuk Pansus, Target Jakarta Bebas Sampah 2030
-
Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan