SuaraCianjur.id- Misteri hilangnya ponsel milik Brigadir J yang hilang masih dilakukan pencarian oleh tim khusus (Timsus) Polri.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, tim khusus hingga kini masih belum dapat menemukan keberadaan ponsel yang hilang tersebut.
Ponsel tersebut hilang pasca peristiwa penembakan Brigadir J.
"Ya betul, sesuai yang sudah disampaikan Kabareskrim dan Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim," terang Dedi di Jakarta, Rabu (24/8/2022).
Dedi juga mengatakan sebelumnya penyidik telah menyita dua ponsel milik Brigadir J dari Laboratorium Forensik (Labfor). Namun ternyata kedua ponsel itu bukan milik Brigadir J.
"Ya (masih dicari) oleh tim sidik," kata Dedi.
Komnas HAM sebelumnya mengatakan, pihaknya sedang menelusuri ponsel milik Brigadir J dan Bharada E yang hilang.
Ponsel lama tersebut merupakan bukti vital yang akan menjadi titik terang dalam peristiwa pembunuhan berencana.
"Bukan hanya dia misalnya HPnya Richard yang pertama juga belum. Yang saya katakan kemarin ada hp kemudian tanggal 10 diganti semua, tapi sekarang kita belum temukan HP yang sebelum tanggal 10 itu," terang Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik kepada wartawan, Selasa (23/8) kemarin.
Baca Juga: Usai Persib Kalah di Kandang Sendiri, Achmad Jufriyanto Janji Perbaiki Permainan di Laga Berikutnya
Seperti yang diketahui ada dugaan kuat jika Ferdy Sambo mengganti ponsel beberapa ajudannya kdua hari setelah peritiwa pembunuhan terjadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022
-
Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar