Suara.com - Puluhan Relawan 'Plat K' memenuhi panggilan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara pada Jumat (26/8/2022). Mereka mengaku banyak membahas berbagai hal dengan Jokowi.
Salah satu relawan 'Plat K', Haidar menceritakan, dalam pertemuan tersebut lebih banyak membahas perihal ekonomi. Pada saat itu, Jokowi menyampaikan kondisi perekonomian global yang saat ini dalam situasi yang tidak pasti.
"Contohnya, bapak menjelaskan di Eropa itu beli BBM ngantre. Di Amerika beli bahan makanan sudah ngantre," kata Haidar.
Selain itu, relawan 'Plat K' juga sempat menyampaikan masukannya perihal permasalahan sengketa lahan yang masih terjadi di daerah.
Haidar menyebut kalau masih ada beberapa lahan yang menjadi sengketa antara pemerintah kabupaten dan masyarakat.
Sementara dari relawan asal Jepara memberikan masukan supaya ada akses jalur lingkar atau jalan tol menuju ke daerah supaya memudahkan bagi distribusi paea pengusaha meubel.
Terkait Pemilu 2024, Haidar mengaku tidak ada arahan khusus dari Jokowi. Hanya saja, Haidar mengungkapkan kalau relawan 'Plat K' akan mendukung apapun keputusan yang dipilih Jokowi.
"Nggak ada arahan politik, enggak ada tapi kita dari relawan sendiri yang tentukan kita akan ikut satu komando dengan Pak Jokowi."
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Bakal di Atas USD100 Per Barel, Jadi Alasan Pemerintah Naikkan Harga BBM
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan
-
Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya
-
Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?
-
Tak Pandang Bulu! Bareskrim Akui Anggota Polisi Berinisial AFH Terseret Kasus Narkoba B Fashion
-
Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel
-
Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo
-
Geger! Kafe AfterHour di Poins Square Hangus Dilalap Sijago Merah, Satu Karyawan Jadi Korban
-
Teka-teki 9 Kotak Jam Mewah Fadia Arafiq, KPK Buru Sisa Rolex yang 'Hilang' dari Wadahnya
-
Waspada Lewat S. Parman! Begal Modus Polisi Gadungan Gentayangan, Tuduh Korban Bawa Narkoba
-
Lingkaran Setan Kekerasan, 70 Persen Ayah yang Memukul Ternyata Pernah Jadi Korban Masa Kecil