Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyayangkan terjadi insiden pemukulan yang dilakukan pengendara mobil pribadi terhadap sopir Transjakarta. Menurutnya insiden pemukulan tersebut sebagai perbuatan yang tercela.
"Saya menyayangkan pemukulan wajah bapak kita yang bekerja sebagai supir busway. Ini perbuatan tercela," tulis Riza dalam akun instagram pribadinya @arizapatria yang dikutip Suara.com, Jumat (26/8/2022).
Politisi Partai Gerindra itu berharap pelaku pemukulan terhadap sopir Transjakarta diproses sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Saya minta agar diproses sesuai aturan yang berlaku," tutur dia.
Di akun instagramnya, Riza menyampaikan terima kasih kepada netizen yang telah melaporkan adanya insiden pemukulan terhadap sopir Transjakarta.
"Terima kasih atas video laporan netizen, terima kasih untuk akun @jakarta.ku dan akun @majeliskopi08," tutur Riza.
Tak hanya itu, Riza mengajak masyarakat untuk mencegah tindak kekerasan dan main hakim sendiri. Ia juga meminta masyarakat untuk merekam atau melaporkan kepada pihak yang berwenang jika menemukan adanya tindakan kekerasan.
"Mari cegah tindakan kekerasan dan main hakim sendiri. Latih kesabaran dan lawan kekerasan. Gunakan hp kita, foto, rekam, laporkan ke pihak berwenang atau hubungi Jakarta Siaga 112. Terima kasih dan hormat kami untuk seluruh warga," katanya.
Sebelumnya, viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan pengendara mobil pribadi memukul pengemudi bus TransJakarta usai sebelumnya beradu mulut.
Baca Juga: Viral Pengemudi Mobil Pukul Sopir TransJakarta, Polisi: Murni Penganiayaan
Berdasar video yang disebar akun Instagram @merekamjakarta, kejadian tersebut berlangsung di Jalan Raya TB Simatupang, tepatnya di perempatan Ragunan, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
Berita Terkait
-
Viral Pengemudi Mobil Pukul Sopir TransJakarta, Polisi: Murni Penganiayaan
-
Viral Lelaki Pukul Sopir Transjakarta, Warganet: Mirip Aktor Khafi Maheza
-
Polisi Sebut Aksi Pemukulan Sopir TransJakarta Murni Penganiayaan
-
Viral Dikeplak Pemobil Berpelat F usai Adu Mulut, Sopir Bus TransJakarta Bikin Laporan ke Polres Jaksel
-
Sopir Mobil Plat F Pukul Kepala Sopir Bus TransJakarta, Warganet Soroti Stiker di Mobilnya: Anak Buah Ferdy Sambo
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak