Bos judi online terbesar di Sumatera Utara (Sumut), Apin atau Jonni kabur ke Singapura. Saat ini, Apin resmi masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO).
Sebagai informasi, sebelumnya Apin sudah ditetapkan sebagai tersangka. Namun, pada saat melewati proses perkara Apin kabur ke luar negeri.
Apin beserta keluarga diketahui tidak ditemukan di perumahan Cemara Asri, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang.
Apin masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO), hal tersebut sesuai dengan Perkap Nomor 6 Tahun 2019 tentang Penyidikan Tindak Pidana dan Perkabareskrim Nomor 3 Tahun 2014 tentang SOP Pelaksanaan Penyidikan Tindak Pidana.
Kaburnya Apin beserta keluarga diketahui setelah Kapolresta Deli Serdang Kombes Irsan Sinuhaji berkoordinasi dengan pihak imigrasi Bandara Kualanamu untuk monitoring dan pengawasan terhadap orang bernama Apin BK agar tidak keluar dari bandara tersebut.
Dari hasil pemeriksaan, petugas di Bandara Kualanamu tidak menemukan Apin BK dalam manifes keberangkatan setiap pesawat ataupun imigrasi. Namun, setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, nama sebenarnya dari Apin adalah Jonni.
Lantas siapakah Apin Bk atau Jonni yang saat ini masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO) tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Profil Apin BK
Apin BK atau Jonni disebut-sebut sebagai sosok pengelola judi terbesar karena tidak hanya disebut mengelola markas judi di Komplek Cemara Asri saja, tapi juga di beberapa wilayah yang ada di Kota Medan dan Deliserdang.
Baca Juga: Kabur ke Singapura, Bos Judi Apin Resmi Jadi Buronan
Apin sendiri diduga kuat mengoperasikan judi online terbesar di Sumatera Utara bernama LEBAH4D, DEWAJUDI4D, dan LARIS4D.
Selama ini, diketahui praktik uang haram yang dijalankan oleh Apin BK tersebut berkedok rumah makan bernama Warung Warna-Warni. Berdasarkan informasi yang beredar, dalam warung makan tersebut terdapat markas operator puluhan web judi online milik Apin.
Tidak hanya itu, Apin BK juga diduga berlindung dari kejaran polisi dengan menjadi anggota suatu partai politik yang ada di Sumatera Utara.
Apin diduga mendapatkan omzet hingga ratusan juta dari hasil operator judi online yang ia jalankan di kompleks perumahan elite di Percut Sei Tuan, Medan, Sumatera Utara.
Apin juga diketahui merupakan pengelola judi di Pasal VII Marelan, Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Deli Serdang.
Beberapa tempat lain juga menjadi tempat ia melangsungkan aksi haramnya tersebut seperti di Kompleks J City serta beberapa tempat di Jalan MT Haryono dan Jalan Industri Medan.
Berita Terkait
-
Kabur ke Singapura, Bos Judi Apin Resmi Jadi Buronan
-
Buru Bos Judi Online yang Kabur ke Singapura Bareng Keluarga, Polda Sumut Minta Bantuan Interpol
-
Terpopuler: Baim Wong Sebut Gigi Bandar Judi, Siapa Apin BK? Bos Judi Online yang Kabur Bersama Keluarga ke Singapura
-
Polda Sumut Terbitkan Status DPO Buat Apin BK, Bos Judi Online 'Konsorsium 303' yang Kabur ke Singapura
-
Jadi Tersangka, Big Bos Judi Online Apin BK Kabur ke Singapura Bawa Keluarga
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
BI Sebut Temuan Uang Palsu Rp100 Ribu di Parung Berkualitas Rendah: Cukup Cek Pakai Metode 3D
-
Gelar Aksi, Pemuda Antikorupsi Desak KPK Segera Panggil Bos Agrinas Terkait Impor Mobil Pikap
-
Kutip Hamkke Gamyeon Meolli Ganda, Prabowo Tegaskan Persahabatan dan Masa Depan Bersama RI-Korsel
-
Penasaran Harta Terbaru Prabowo-Gibran? KPK: Sudah Lapor dan Bisa Dicek Publik!
-
Dapat Semangat Prabowo, Mahasiswa Indonesia di Korea: Memotivasi Saya Berkontribusi bagi Indonesia
-
Modal Uang Print Biasa, Begini Cara Dukun Gadungan Mahfud Jerat Korban Penggandaan Uang di Bogor
-
KPK Tetapkan 2 Pengusaha Tersangka Kasus Haji, Bantahan Gus Yaqut di Ujung Tanduk?
-
DJKI dan BRIN Dorong UMKM Bali Lindungi Kekayaan Intelektual
-
Disaksikan Pemiliknya, KPK Geledah Rumah Ono Surono Terkait Skandal Proyek di Pemkab Bekasi
-
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Guru Besar UI: Indonesia Tak Bisa Gugat Langsung, Harus Lewat PBB