Suara.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) selaku rekan koalisi Gerindra tidak mempermasalahkan rencana pertemuan antara Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani.
Ketua DPP PKB Cucun Ahmad Syamsurijal menuturkan koalisi PKB dan Gerindra memang terbuka dan tidak menutup komunikasi dengan partai manapun. Ia berujar nantinya Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin juga akan melangsungkan pertemuan serupa dengan Puan.
"Kita lihat mau Pak Prabowo ketemu Mba Puan, kemudian nanti ada pertemuan Cak Imin dengan Mba Puan nah itu hal komunikasi yang harus dijalin oleh para tohog-tokoh bangsa," kata Cucun di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (30/8/2022).
Cucun justru bersyukur kalau saja hasil dari kominikasi itu membuat PDIP ikur bergabung di koalisi PKB dan Gerindra.
"Itu yang nanti hasilnya tetap kita ada poin-poin agreement. Kalau dimisalkan PDIP masuk alhamdulillah. Kalau misalkan nanti pilihan-pilihan siapa yang akan ditentukan sudah sesuai di agreement point ke empat," kata Cucun.
Menurut Cucun bukan tidak mungkin PDIP akan turut bergabung bersama di koalisi. Apalagi bila melihat hubungan baik antara Prabowo dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Kan dari udah beberapa pemilu kan dekat, Bu Mega dengan Pak Prabowo. Kita mudah-mudahan itu yang diharapkan kita akan lebih kuat kalau (PDIP gabung) lebih kuat lebih kuat," kata Cucun.
Berkuda Bareng
Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani dijadwalkan bertemu Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto pada pekan depan. Rencananya pertemuan tersebut dilakukan di kediaman Prabowo di Hambalang, Bogor.
Baca Juga: Survei Capres 2024, Elektabilitas Prabowo Kalahkan Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan
Ketua DPP PDIP Said Abdullah mengatakan bahwa Puan yang akan mengunjungi Prabowo.
"Di markas besarnya Pak Prabowo di Hambalang. Insyaallah Mbak Puan akan ke sana," kata Said di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (29/8/2022).
Said lantas mengungkpankan sejumlah kegiatan yang akan dilakukan Puan bersama Prabowo di pertemuan.
"Tampaknya Mbak Puan yang akan mendatangi Bapak Prabowo Subianto, berkuda bersama, makan bersama, kira-kira seperti itu," kata Said.
Berita Terkait
-
Survei Capres 2024, Elektabilitas Prabowo Kalahkan Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan
-
Heboh Video Kedatangan Puan Maharani Disambut Nyanyian Yel-yel dari Emak-emak, Warganet: Penonton Bayaran?
-
PKB Pecat Kadernya Terjerat Skandal Video Porno
-
Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J Digelar Hari Ini
-
Pernah Mendukung Prabowo Subianto, UAS Mengaku Tak Tertarik Politik: Sampai Mati Jadi Ustaz
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?