Suara.com - Memperingati Hari Pramuka yang ke-61, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) bersama Pemerintah Kabupaten Tegal mengadakan kegiatan Pramuka Jateng Bersholawat 'Pramuka Mengabdi Tanpa Batas' pada Selasa (30/8) malam.
Di hadapan pramuka Kwarda dan Kwarcab Jateng, Gubernur Ganjar Pranowo yang hadir didampingi istrinya Siti Atiqoh menyampaikan pesan penting terkait kondisi sosial kemasyarakatan, seperti bahaya narkoba yang mengintai hingga masih ditemukannya kasus pernikahan di usia muda.
Pernikahan usia muda berisiko meningkatkan kasus stunting akibat ketidaksiapan orang tua. Ganjar pun menggalakkan program Jo Kawin Bocah (Jangan Nikah Muda) di kalangan pramuka agar mereka mampu menjadi agen perubahan dan menyosialisasikannya ke lingkungan mereka.
"Ini semua kita dorong agar mereka menjadi kekuatan untuk menginisiasi aktivitas di lingkungan sekitarnya. Jadi sekaligus sholawat sambil mengedukasi para pramuka kita," kata Ganjar usai acara di Lapangan Pemkab Tegal.
Tak hanya bahaya narkoba dan menggalakkan Jo Kawin Bocah, pada kesempatan itu Ganjar juga mengajarkan pentingnya melakukan penanaman komoditas pangan pendampimg beras yang bisa dimulai dengan menanam di pekarangan rumah masing-masing dengan metode politek dan hidroponik.
Pasalnya, menghadapi ketidakstabilan kondisi ekonomi dan politik global, Ganjar menyebutkan ketahanan pangan nasional yang banyak ditopang daerah menjadi sangat penting. Oleh sebab itu, Ganjar tak berhenti berupaya mengajak masyarakat untuk terus menanam.
"Tadi saya sampaikan, anti narkoba, gerakan Jo Kawin Bocah, mereka mesti membantu tetangga kiri kanannya agar ketahanan pangan bisa dilakukan. Ayo tanam pekarangannya, siapkan tanaman pendamping beras," ucap Ganjar.
"Tentu ada saya, Pak Wagub, Bu Bupati, Kwarda Jateng, semuanya berbicara bagaimana kita membangun ukhuwah islamiyah yang baik, pramuka bisa bagus, bisa berpartisipasi pada banyak hal," sambung Ganjar.
Sementara itu, dengan digelarnya Pramuka Jateng Bersholawat, Ganjar mengharapkan pramuka mampu lebih memberikan partisipasi pada banyak hal ihwal kemaslahatan sosial. Tentunya, lanjut Ganjar, dengan dibarengi nilai-nilai ukhuwah islamiyah yang baik.
Baca Juga: Komunitas Warteg Dukung Ganjar Jadi Capres, Sebut Bawa Kemajuan untuk PKL dan Pedagang Pasar
Adapun Pramuka Jateng Bersholawat turut dihadiri Wakil Gubernur Jateng Gus Yasin, Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf yang memimpin jalannya selawat, Bupati Tegal Umi Azizah hingga jajaran Forkopimda Kabupaten Tegal.
"Tentu ada saya, Pak Wagub, Bu Bupati, Kwarda Jateng, semuanya berbicara bagaimana kita membangun ukhuwah islamiyah yang baik, pramuka bisa bagus, bisa berpartisipasi pada banyak hal," tutur Ganjar.
Berita Terkait
-
Komunitas Warteg Dukung Ganjar Jadi Capres, Sebut Bawa Kemajuan untuk PKL dan Pedagang Pasar
-
Mak Ganjar dan Ratusan Emak-emak Tanam Ribuan Pohon Cabai Serentak di 5 Wilayah Jakarta
-
Komunitas Warteg, PKL dan Pedagang Pasar se-Jakarta Ingin Program Pemberdayaan Ekonomi ala Ganjar Jadi Program Nasional
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto
-
Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi
-
Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar
-
ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang
-
Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama