Suara.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil angkat bicara soal namanya yang masuk dalam bursa Calon Presiden (Capres) dari Partai Amanat Nasional (PAN). Ia menganggap hal tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerjanya.
Pria yang akrab disapa Kang Emil ini menyadari jika namanya sejak dulu masuk dalam kandidat Capres dalam berbagai hasil survei. Ia menilai hal tersebut tak perlu ditanggapi secara berlebihan.
Emil pun menyatakan dirinya lebih ingin fokus bekerja menjadi Gubernur Jawa Barat sampai periodenya habis pada 2023 mendatang.
"Dari dulu aja disurvei, dimasukin bursa alhamdulillah apa , respon saya ya saya kerja saja," ujar Emil di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (31/8/2022).
Menurutnya dengan fokus bekerja dengan baik, maka apresiasi dari berbagai pihak akan terus berdatangan. Ia bahkan menyebut ada yang sampai membuatkan lagu dan puisi sebagai bentuk dukungan kepadanya.
"Kalau kerja bagus biasanya masyarakat mengapresiasi, apresiasinya ada yang bikin lagu bikin puisi, baik gitu," tutur Emil.
Namun, ia menyampaikan terima kasih atas apresiasi segala pihak termasuk PAN yang memasukan namanya ke dalam bursa Capres.
"Jadi kuncinya apa? Harus kerja saja serius Insyaallah hal-hal begitu menyertai, mengiringi. Jadi saya mengucapkan terima kasih," pungkasnya.
Berita Terkait
-
PDIP Ungkap Ada Struktural Partai yang Lupa Kewenangan Megawati Gegara Deklarasikan Capres
-
Sandiaga Capres Pilihan Pendukung Jokowi, Waketum Gerindra: Saya Gak Yakin Dia Mau
-
Relawan Umumkan Hasil Musra: Jokowi jadi Capres Teratas, Nama Ridwan Kamil Banyak Dipilih jadi Cawapres
-
Simulasi Capres-Cawapres 2024: Diduetkan dengan Siapa pun, Ganjar Selalu Menang
-
Survei Poltracking 10 Capres, Ganjar Tertinggi Airlangga Paling Rendah
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional