Suara.com - Bulan safar sebentar lagi akan tiba, ada beberapa puasa sunnah yang bisa dikerjakan di bulan ini. Puasa sunnah bulan safar merupakan puasa yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. Apabila Anda hendak melaksanakan puasa sunnah bulan safar, sebaiknya perhatikan jadwal puasa sunnah bulan safar terlebih dahulu.
Selain itu, hafalkan dan baca dulu niat puasa sunnah. Mungkin ada sebagian di antara Anda yang bingung dengan keutamaannya. Oleh karenanya, Suara.com akan membahasnya secara menyeluruh di bawah ini.
Jadwal puasa sunnah bulan safar
Bulan Safar terdiri atas 29 hari dan akan berakhir pada 26 September 2022. Berikut jadwal amalan puasa bulan Shafar 1444 Hijriah/September 2022:
Puasa Senin
- 5 September 2022 (8 Shafar)
- 12 September 2022 (15 Shafar)
- 19 September 2022 (22 Shafar)
- 26 September 2022 (29 Shafar)
Puasa Kamis
- 1 September 2022 (4 Shafar)
- 8 September 2022 (11 Shafar)
- 15 September 2022 (19 Shafar)
- 22 September 2022 (25 Shafar)
Puasa Ayyamul Bidh
- 10 September 2022 (13 Shafar)
- 11 September 2022 (14 Shafar)
- 12 September 2022 (15 Shafar)
Niat puasa sunnah bulan Safar
Agar puasa sunnah bulan safar berjalan lancar dan diterima oleh Allah SWT, silahkan mulai dengan membaca doa di bawah ini:
Baca Juga: Kapan 1 Safar 2022: Jadwal, Amalan, Keistimewaan hingga Doa Bulan Safar
Nawaitu shouma ghadin ayyamal bidhi sunnatan lillahi ta’ala
Artinya: "Saya niat berpuasa besok pada Ayyamul bidh sunah karena Allah Ta’ala."
Keutamaan puasa sunnah bulan Safar
Ada beberapa keutamaan menjalani puasa sunnah pada bulan Safar, antara lain sebagai berikut:
1. Menepis anggapan bahwa bulan safar merupakan bulan sial. Rasul menegaskan tidak ada satu pun bulan yang sial. Kita dapat meningkatkan amal dan ibadah pada setiap bulannya.
Rasul bersabda, “Tidak dibenarkan menganggap penyakit menular dengan sendirinya (tanpa ketentuan Allah), tidak dibenarkan beranggapan sial, tidak dibenarkan pula beranggapan nasib malang karena tempat, juga tidak dibenarkan beranggapan sial di bulan Shafar” (HR. Bukhari no. 5757 dan Muslim no. 2220).
Dengan demikian jika kita berpuasa pada bulan Safar, kita pun telah ikut menepis anggapan bahwa bulan safar merupakan bulan sial. Kita mengapresiasi kedatangan bulan safar dengan rasa syukur dan InsyaAllah rejeki kita dilapangkan.
2. Mengimani dan semakin bertakwa kepada Allah SWT karena kita tidak pernah menganggap buruk bulan Safar, kita percaya kepada berkah dan ridho Allah pada setiap bulannya. Allah SWT selalu bersama-sama dengan orang yang bertakwa dan senantiasa ingat kepadanya, sehingga kita tidak perlu takut pada rumor bulan sial ini.
3. Melaksanakan puasa di bulan safar akan meningkatkan pahala yang kita dapatkan dari Allah SWT. Membuat kita semakin dekat kepadanya dan terhapuskan dosa-dosa kita.
4. Kita dijauhkan dari kemalangan di bulan safar dan seterusnya.
Demikian itu jadwal puasa sunnah bulan safar untuk Anda. Semoga bermanfaat.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!
-
Luput dari Pengawasan, Praktik Tak Manusiawi di Panti Disabilitas Mental Dilaporkan ke Mensos
-
Siap Berdebat dengan Menteri Pigai Soal HAM, Zainal Arifin Mochtar: Bukan Teoretis tapi Tagih Janji
-
Demo Mahasiswa di Mabes Polri saat Ramadan, Polisi Berpeci dan Bersorban Siap Bagi Takjil
-
Geger Mobil Dinas Rp8,5 M, Golkar "Semprot" Gubernur Kaltim: Ukur Kondisi Rakyat