Suara.com - Nama Kamaruddin Simanjuntak ikut menjadi sorotan publik setelah menjadi kuasa hukum Brigadir J alias Nopryansah Yosua Hutabarat yang meregang nyawa di tangan atasannya sendiri, yakni Ferdy Sambo.
Belakangan semakin banyak pernyataan Kamaruddin yang menuai perhatian publik. Usai menggulirkan isu aliran dana 300 triliun untuk capres 2024, sekarang beredar video Kamaruddin yang menyebut hukum di era Presiden Joko Widodo paling rusak.
Akun Instagram @tante.rempong.official menjadi salah satu platform yang memviralkan video tersebut. Tampak pria yang diduga Kamaruddin di video itu sedang diwawancara dan blak-blakan menyebut saat ini Indonesia seperti berubah menjadi negara otoriter.
"Jadi bukan negara hukum lagi, tapi negara otoriter, negara kekuasaan. Rusak sudah hukum ini, sudah," ujar Kamaruddin, seperti dikutip Suara.com, Jumat (2/9/2022).
"Pokoknya di tangan pemerintahan Jokowi hukum paling rusak, di era beliau," tegasnya melanjutkan. Bahkan ia berkali-kali terlihat menggelengkan kepala, seolah menegaskan bahwa tatanan hukum di Indonesia saat ini sudah begitu buruk.
Meski begitu, tak ada konteks jelas di balik pendapat Kamaruddin mengenai sistem hukum Indonesia tersebut. Hanya saja publik mengaitkannya dengan penyelesaian kasus penembakan Brigadir J yang telah bergulir nyaris dua bulan lamanya.
Namun bukan cuma mengkritik, Kamaruddin rupanya juga memberikan sejumlah saran untuk Jokowi untuk memperbaiki masalah yang ada.
Yakni dengan mengesampingkan terlebih dahulu proses pembangunan infrastruktur dan fokus untuk membangun sumber daya manusianya.
"Makanya selalu saya bilang kepada Pak Jokowi, sudahlah dulu membangun infrastruktur itu, bangunlah dulu SDM-nya. Karena percuma dibangun infrastrukturnya, nanti rusak juga bangunan (oleh SDM-nya)," usul Kamaruddin.
Baca Juga: Aksi Pria Nekat Gasak Uang Kotak Amal Masjid di Purwakarta Terekam CCTV
"Tolonglah Pak Jokowi, sebagai kepala negara, kepala pemerintahan, dibinalah mereka ini," imbuh Kamaruddin. "Melalui saluran-saluran yang resmi, diadakan pelatihan, penyegaran, diajarkan hukum acara gitu ya, bagaimana cara menegakkan hukum materi."
Tak ada keterangan jelas di mana dan kapan sang pengacara menyampaikan hal tersebut. Namun potongan wawancara ini telah menuai sorotan banyak pihak.
Kebanyakan pihak rupanya menyepakati apa yang disampaikan Kamaruddin tersebut, bahkan memujinya pemberani karena bernyali mengungkap pendapat seperti itu.
"Mau heran tapi ada faktanya," komentar warganet, seolah membenarkan apa yang disampaikan Kamaruddin.
"Kalo aku sih 'yes'," ujar warganet.
"Gagah dan pemberani," puji warganet.
Tag
Berita Terkait
-
Tak Ditahan Istri Ferdy Sambo Alasan Punya Bayi, Polri: Putri Tidak Bisa ke Mana-mana
-
Yakini Dugaan Kekerasan Seksual dalam Kasus Brigadir J, Putri Candrawathi sebut lebih Baik Mati
-
Sumber A1 Sebut Jokowi Senang Prabowo Koalisi dengan Cak Imin, Gerindra-PKB Optimis Menang
-
Korban Zavilda TV Bermunculan, Akui Ditolak Saat Minta Takedown Video Gegara Viewers Sudah Banyak
-
Penasihat Kapolri Soal Komnas HAM Ungkit Lagi Dugaan Kekerasan Seksual Brigadir J ke PC: Kebablasan!
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Aksi Bersih Pantai di Kepulauan Seribu Berhasil Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Plastik
-
Menlu: Prabowo Tekankan Jalur Dialog Atasi Konflik Perbatasan Myanmar di KTT ASEAN
-
Ribuan Hektare Sawah Terdampak Bencana Mulai Ditanami Kembali
-
Tragis! ILRC Temukan 20 Kasus Femisida di 2025, Korban Banyak Dibunuh Pasangan
-
Bareskrim Gerebek Markas Judi Online Internasional di Hayam Wuruk, 321 WNA Ditangkap
-
Prabowo Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo, Sapa Warga dari Atas Maung
-
Mau Penghasilan Pencari Ikan Meningkat, Prabowo Targetkan 1.386 Ribu Kampung Nelayan Tahun Ini
-
Bakar Semangat Mahasiswa UI, Afi Kalla: Industri Besar Mulai dari Garasi
-
Markas Judi Online Lintas Negara di Hayam Wuruk Digerebek, Polisi Sita Banyak Barang Bukti
-
Prabowo Tiba di Gorontalo, Langsung Tinjau Kampung Nelayan Leato Selatan