Suara.com - Jakarta saat ini dinilai cukup ramah bagi pejalan kaki. Hal itu dapat dilihat dari pengakuan warga Jakarta maupun luar Jakarta yang merasa nyaman dan aman saat berkeliling kota, kata Gubernur Jakarta Anies Baswedan.
"Saya rasa kini banyak sekali yang datang ke Jakarta lebih bisa menelusuri kota, melihat kota dan dengan rasa aman," ujarnya di Jakarta, hari ini, ketika menemani Wali Kota Rotterdam Ahmed Aboutaleb melakukan kunjungan ke berbagai sudut Jakarta.
Menurutnya, hal tersebut sudah sesuai dengan harapannya dengan membuat trotoar yang lebih banyak agar dapat digunakan para pejalan kaki di Jakarta. Dan dia berharap lebih banyak lagi masyarakat yang berkeliling kota Jakarta dengan berjalan kaki.
"Kami ingin orang yang datang ke Jakarta itu merasa ada pengalaman baru tidak di hotel terus, kalau dia hanya berada di hotel atau di mobil, ya apa pengalamannya dibandingkan dengan tempat-tempat lain. Harus disadari hal itu (jalan kaki) yang kita butuhkan," ucapnya.
Dia mencontohkan Wali Kota Rotterdam Ahmed Aboutaleb yang disebutnya mendapat pengalaman baru dengan berjalan-jalan keliling kota di sela kegiatan Urban 20 (UEP) yang tengah diikutinya.
"Dia keliling Pasar Baru, dia jalan ke Blok M. Dia enggak pernah di kamar, dia keliling ke mana-mana merasakan kota ini walkable city, kota yang bisa dibuat untuk pejalan kaki di mana Jakarta mengarah ke situ dengan pedestrian yang luas dan nyaman. Karena itu dia jalan ke mana-mana dan itu yang membuat dia betah di sini," tuturnya.
Ahmed Aboutaleb sendiri mengakui bahwa dirinya memang selama di Jakarta telah berjalan-jalan menggunakan kakinya, selain karena alasan kesehatan, dia juga ingin melihat perkembangan Jakarta yang merupakan kota saudara Rotterdam tersebut.
"Saya sempat berjalan-jalan ke Pasar Baru, hanya jalan-jalan di mana saya memiliki tekad untuk berjalan 10 ribu langkah per hari. Saya telah berkunjung sebanyak lima kali ke Jakarta dan kota ini telah mengalami perkembangan yang menakjubkan. Jadi saya ingin mengucapkan selamat dan terima kasih kepada gubernur serta jajarannya," kata Aboutaleb dalam Jakarta Investment Forum (JIF) 2022 di Jakarta, Kamis (1/9).
Berbagai jalur atau kawasan pejalan kaki ataupun trotoar di Jakarta direvitalisasi untuk menunjang kebutuhan masyarakat.
Baca Juga: Kenang Masa Kuliah di Amrik, Anies Ngaku Kesulitan Berbahasa Inggris
Yang terbaru adalah revitalisasi Kota Tua di mana kawasan tersebut pada beberapa titik hanya bisa diakses oleh pejalan kaki demi menciptakan ruang ketiga bagi masyarakat yang bebas polusi.
Revitalisasi Kota Tua sendiri dikabarkan telah selesai 100 persen dan telah menghabiskan anggaran sebanyak Rp102 miliar. [Antara]
Berita Terkait
-
Ralat Pernyataan, Kodam IV/Diponegoro Minta Maaf dan Akui Pria yang Foto dengan Anies Anggota Intel
-
Beredar Isu Anies Baswedan Dipantau Intel saat Sedang Makan Soto, Kodam Diponegoro: Hoaks!
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Video Anies Ajak Intel Foto Bareng Usai Kepergok Viral, Ini Respons Kodam Diponegoro
-
JPO Sarinah Dibangun Kembali, Siap Jadi Koridor Ramah Pejalan Kaki di MH Thamrin
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Kemenag Pastikan Tunjangan Guru Lulusan PPG 2025 Cair Maret 2026 Jelang Lebaran
-
Bukan Sekadar Rusak! Misteri Galian Kabel Jadi Biang Kerok Jalan Margasatwa Raya Bolong Terus
-
Feri Amsari Curiga Banyak Kasus Korupsi Dimunculkan oleh Kekuasaan
-
Program Makan Bergizi Gratis Tuai Pujian UNICEF: Jangkau 60 Juta Orang, Sasar Masa Depan Papua
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Sepihak, Pasien Gagal Ginjal Terkendala Cuci Darah: Ini Alasannya
-
Pakar Beberkan Alasan KPK Kehilangan Masa Keemasannya
-
Alarm Nasional! Siswa SMP Bom Molotov Sekolah, Komisi X Panggil Mendikdasmen Bahas Radikalisme
-
Amanah Bangsa Palestina di Balik Prabowo Boyong Indonesia ke BoP, Mengapa?
-
Kuasa Hukum Bupati Jember Beberkan Hak Finansial Wabup Capai Hampir Setengah Miliar
-
Pelaku Usaha Butuh Kepastian Regulasi, Para Pakar Ini Soroti Profesionalisme Penegakan Hukum