News / Nasional
Jum'at, 09 September 2022 | 14:17 WIB
Bripka Ricky kini kembali memberi pengakuan terhadap aksi penembakan Brigadir J.

Suara.com - Keterlibatan Bripka RR atau Ricky Rizal dalam penembakan Brigadir J ternyata mengungkap fakta baru atas aksi keji yang dibuat oleh Ferdy Sambo. Ia memberikan sejumlah pengakuan mengenai pembunuhan Brigadir J.

Pengakuan Bripka Ricky ini ditengarai karena diminta oleh sang istri dan keluarganya untuk mengaku sejujur-jujurnya terkait kasus yang menjadikannya tersangka itu. Bahkan, beberapa pengakuannya membuat publik terbelalak.

Simak selengkapnya.

Lihat tersangka KM ancam Brigadir J pakai pisau

Bripka Ricky pertama kali mengetahui ada hal yang janggal ketika dirinya bersama Bharada E diminta untuk kembali ke rumah Sambo di Magelang oleh istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Sesampainya di rumah, Bripka Ricky mendapat cerita dari Kuat Ma'ruf (KM) bahwa ada sesuatu yang terjadi dengan Brigadir J dan Putri. Saat itu, Brigadir J yang terlihat tergesa-gesa menuju kamar Putri tiba-tiba dihalangi Kuat dengan pisau.

Tak mengetahui soal isu pelecehan seksual

Bripka Ricky pun tidak mengetahui apapun soal isu pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J kepada Putri. Hal itu dikarenakan ia dan Bharada E sebelumnya pergi ke SMA Taruna Nusantara untuk memberikan barang-barang putra Ferdy Sambo yang sedang bersekolah di sana.

Diminta Putri untuk cari Brigadir J

Baca Juga: Alasan Tak Ungkap Hasil Tes Kebohongan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Polri Khawatir Terjadi Opini Liar

Seusai melihat Kuat mengancam Brigadir J, Ricky pun langsung mengecek keadaan Putri di lantai 2 di rumah Magelang dan mendapati Putri sudah tergeletak di kamarnya.

Melihat ada yang janggal, Bripka Ricky pun bertanya kepada Putri apa yang sebenarnya terjadi antara Putri dan Brigadir J. Namun, Putri tidak menjawab dan malah meminta Ricky untuk memanggil Brigadir J menemui dirinya.

Sempat diminta menembak Brigadir J

Ternyata, sesampainya di Duren Tiga Jakarta susai dari Magelang, tiba-tiba Irjen Ferdy Sambo bertanya kepada Bripka Ricky apakah berani untuk menembak Brigadir J.

Bripka Ricky mengaku sempat terkejut, namun akhirnya menolak pertanyaan tersebut karena mengaku tidak kuat mental untuk menembak Brigadir J.

Terima uang Rp 200 juta, lalu diminta lagi

Load More