Suara.com - Kasus kematian aktivis HAM Munir Said Thalib kembali mencuat setelah hacker yang menamakan dirinya Bjorka menyinggung peristiwa itu. Bjorka mengungkap dalang pembunuhan Munir yang terjadi pada 2004 silam.
Melalui akun Twitternya pada 11 September 2022, Bjorka mengungkap bahwa aktor utama di balik kematian Munir adalah mantan Deputy Badan Intelijen Negara (BIN) Muchdi Purwoprandjono.
Menurut Bjorka, jabatan Muchdi tersebut membuatnya memegang kendali besar pada BIN. Sehingga ia memanfaatkan jaringan non organik BIN, yakni Pollycarpus Budihari Priyanto, untuk mengeksekusi Munir dalam perjalanannya menuju Belanda.
Pollycarpus sendiri merupakan salah satu pilot PT Garuda Indonesia. Ia menerbangkan pesawat yang membawa Munir ke Belanda.
Lantas apa sebenarnya yang terjadi di atas pesawat sehingga membuat Munir tewas? Berikut kronologi peristiwa tersebut.
Berdasarkan laporan KontraS yang berjudul "Bunuh Munir", kronologi kematian aktivis HAM itu diungkap. Ini berawal saat Munir hendak berangkat ke Belanda pada 6 September 2004 malam.
Kala itu, Munir diantar istri tercintanya, Suciawati bersama rekan-rekannya di KontraS ke bandara. Tidak ada yang aneh di hari itu, Munir tampak sehat dan ceria seperti biasa. Suciawati sendiri juga sempat menemani suaminya untuk makan di bandara sambil menunggu keberangkatan pesawat.
Mereka akhirnya berpisah ketika Munir harus segera boarding. Saat boarding memasuki koridor pesawat, tiba-tiba Munir didatangi oleh salah seorang crew Garuda yang tengah menjadi extra crew/aviation security. Ia adalah Pollycarpus Budihari Priyanto.
Pilot Garuda itu menghampir Munir dan berbincang-bincang. Ia bahkan menawari Munir untuk duduk di kursi kelas bisnis. Awalnya tawaran itu ditolak Munir karena ia merasa tidak enak membeli tiket ekonomi, namun justru duduk di kelas bisnis.
Meski demikian, akhirnya Munir menerima tawaran Pollycarpus. Ia duduk di kursi 3 K kelas bisnis. Adapun pesawat Garuda yang ditumpangi Munir berangkat pukul 21.55 dari Jakarta ke Singapura untuk transit.
Selama perjalanan itu, Munir sempat makan dan minum hidangan selama penerbangan. Mulai dari juice jeruk dan mie serta irisan buah segar.
Pesawat yang ditumpangi Munir itu akhirnya transit di bandara Changi, Singapura pada hari Selasa pukul 00.40 waktu setempat.
Pesawat transit selama satu jam sepuluh menit, sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan ke Amsterdam pada pukul 01.50 waktu setempat. Pesawat itu dijadwalkan tiba di Amsterdam 7 September 2004, pukul 08.10 waktu Amsterdam.
Mulai merasakan sakit
Tag
Berita Terkait
-
Gara-Gara Bjorka, Menteri Luhut Ketahuan Belum Booster: Mulut Berbusa Imbau Masyarakat, Sendirinya Gak Melakukan
-
Berhasil Retas Data Penting, Ini 5 Hacker Paling Berbahaya di Dunia
-
Hacker Bjorka Retas Data Pemerintah, Kepala BSSN Menghadap Jokowi ke Istana
-
Kabar Kebocoran Data Negara Akan Didalami, Mahfud MD: Pemerintah Masih Rapat Tentang Ini
-
Aksi Hacker Bjorka Bocorkan Data Mendagri Tito Karnavian
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba