Suara.com - Cara menghapus akun Google biasanya banyak dicari pengguna untuk menghapus akun yang sudah tidak digunakan kembali. Namun sebenarnya ada banyak alasan orang ingin menghapus akun Google.
Lantas bagaimana cara menghapus akun Google? Untuk selengkapnya berikut ini rangkuman cara menghapus akun Google dengan mudah.
Cara Menghapus Akun Google
- Masuk ke akun Google
- Masuk ke "Pengaturan/Settings"
- Pilih "Data & Privacy"
- Scroll ke bawah hingga menemukan menu "Delete Your Google Account"
- Nantinya akan diarahkan pada tahap verifikasi untuk menghapus akun Google dengan memasukkan kata sandi akun Google
- Kemudian akan dikonfirmasi kembali untuk memastikan menghapus akun Google
- Centang kedua pernyataan kemudian klik "Hapus Akun"
- Akun Google pun akan terhapus secara permanen
Hapus Akun Google Lewat Ponsel Android
Selain lewat browser, untuk menghapus akun Google bisa juga dilakukan lewat ponsel Android. Berikut langkah-langkahnya:
- Buka aplikasi Google Mail di ponsel
- Klik profil di pojok kanan atas
- Klik "Kelola Akun Google"
- Pilih "Data & Privasi"
- Scroll ke bawah hingga menemukan menu "Hapus akun Google"
- Nantinya akan diminta untuk memasukkan kata sandi akun untuk memverifikasi diri sebelum menghapus akun
- Klik "Berikutnya" dan baca ketentuan sebelum benar-benar menghapusnya8. Setelah yakin menghapusnya, klik "Hapus akun"
Sebagai catatan, jika dirasa akun Google yang ingin dihapus memiliki beberapa data penting, maka sebaiknya lakukan pencadangan data Google. Hal ini perlu dilakukan karena seluruh akun dan data akan terhapus secara permanen.
Jika Akun Google Dihapus, Ini Yang Terjadi:
- Semua data dan konten di akun tersebut akan hilang seperti email, file, kalender, dan foto.
- Layanan Google tempat kalian login dengan akun tersebut, seperti Gmail, Drive, Kalender, atau Play tidak akan bisa digunakan lagi.
- Akses langganan dan konten yang dibeli dengan akun tersebut di YouTube atau Google Play, seperti aplikasi, film, game, musik, dan acara TV akan hilang.
Jika akun Goggle Diretas
Ada alasan seseorang ingin menghapus akun Google, salah satunya karena diretas. Namun sebelum kalian menghapus akun yang diretas atau disusupi, pertimbangkan untuk menggunakan Pemeriksaan Keamanan untuk mempelajari lebih lanjut bagian apa saja dari akun yang diakses tanpa izin.
Baca Juga: Cara Mengunduh Sertifikat Vaksinasi dari SMS, WA dan Website PeduliLindungi
Dengan demikian, kalian dapat mengambil langkah-langkah untuk mengurangi bahaya yang lebih besar yang disebabkan oleh peretas. Misalnya, jika:
- Menyimpan sandi di akun Google, kalian dapat mengetahui jika sandi telah diakses dan mengubahnya jika diperlukan.
- Menyimpan kontak di Akun Google, kalian dapat mengetahui jika kontak telah didownload dan memberi tahu mereka untuk berhati-hati jika menerima pesan yang mencurigakan.
- Menggunakan Google Wallet untuk melakukan transaksi, kalian dapat memeriksa apakah ada pembayaran yang tidak sah agar dapat menyengketakannya.
Demikian penjelasan mengenai cara menghapus akun Google. Sebagai catatan, Setelah akun dihapus, kalian tidak dapat lagi menggunakan Security Checkup untuk meninjau aktivitas di akun tersebut. Pertimbangkan baik-baik sebelum Anda memutuskan menghapus akun Google milik Anda.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Cara Mengunduh Sertifikat Vaksinasi dari SMS, WA dan Website PeduliLindungi
-
Bacaan Doa Ziarah Kubur Singkat Lengkap dengan Tata Caranya
-
Cara Download Youtube Go Terbaru 2022 Setelah Hilang dari Play Store
-
Mangkuk Ayam Jago Tampil di Google Doodle, Seperti Ini Asal Usul dan Sejarahnya
-
3 Cara Mengetahui Nomor Telkomsel Milik Sendiri, Mudah dan Cepat!
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bantah Tudingan Zalim, Polisi Ungkap Perlakuan ke Roy Suryo dan dr Tifa di Tahanan
-
Bukan Soal Nafkah, Ini Alasan Utama Ruben Onsu Laporkan Masalah Anak ke KPAI
-
Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif
-
Listrik Jawa Byar Pet, Bos PLN Minta Maaf Sebelum Menghadap Prabowo di Istana
-
Wamendagri Wiyagus Apresiasi Pengobatan Gratis dan Donor Darah oleh Pemprov Papua
-
Dor Dor! Penembakan Sadis di Sekolah SMA, 3 Siswa Tewas Mengenaskan di Filipina
-
Fokus Urus Perut Rakyat, AHY Ingatkan 2029 Masih Lama Saat Ditanya Isu Prabowo-Gibran 2 Periode
-
Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN
-
ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika
-
Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota