Suara.com - Mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menghadiri acara peluncuran buku "Mencintai Munir" yang ditulis langsung oleh istri Munir Said Thalib, Suciwati, di Kafe Dialogue, Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (14/9/2022).
Dalam kesempatan itu, Lukman mengatakan Munir semasa hidupnya dikenal sebagai sosok yang sederhana dan bersahaja. Baginya, Munir bak seorang sufi yang tidak tergiur akan kemewahan dunia.
"Munir itu nggak kaya-kaya amat. Saya melihat Munir itu Sufi, dia bersahaja, sederhana. Dia nggak silau dengan materi," kata Lukman dalam acara peluncuran buku "Mencintai Munir" di Jakarta Selatan.
Selain itu, Lukman juga bercerita Munir pernah menolak uang senilai Rp500 juta. Kisah itu dia peroleh usai membaca buku karya Suciwati itu.
"Bayangkan Munir mendapat hadia Rp500 juta dari penghargaan HAM internasional tahun 2000. Itu dia belum punya rumah, dia masih tinggal di salah satu ruangan YLBHI," cerita dia.
Munir kata Lukman, justru menyerahkan seluruh uang Rp500 juta untuk lembaga Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS).
"Dia tolak uang Rp500 juta itu, dia serahkan seutuhnya untuk KontraS. Dia merasa cukup, setiap minggu itu isi dompetnya tak lebih dari Rp 20 ribu, ini diceritakan sangat bagus di buku ini," ungkap Lukman.
Suciwati Luncurkan Buku "Mencintai Munir"
Istri mendiang aktivis Munir Said Thalib, Suciwati, meluncurkan buku biografis berjudul 'Mencintai Munir' di Kafe Dialogue, Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (14/9/2022).
Baca Juga: Menkopolhukam Sebut Bjorka Sudah Teridentifikasi BIN dan Polisi: Tidak Punya Kemampuan Membobol
Suciwati menuturkan salah satu alasan terbesar dirinya ingin menuliskan ulang napak tilas hidup Munir ialah agar merawat ingatan.
"Merawat ingatan, melawan lupa. Itu bagian dari yang selama ini aku perjuangkan," kata Suciwati dalam acara peluncuran buku 'Mencintai Munir' di Jakarta Selatan.
Baginya, banyak sisi Munir yang bisa dibagikan kepada masyarakat. Khususnya, kisah Munir yang sangat mencintai Indonesia.
"Aku pikir penting diketahui publik. Banyak orang bilang bahwa Munir ini antek asing dan sebagainya, padahal orang harus tahu bahwa dia sangat amat mencintai Indonesia. bahkan nyawanya pun tidak pernah dipikirkan untuk Indonesia," cerita dia.
Berita Terkait
-
Merawat Ingatan Melawan Lupa, Suciwati Luncurkan Buku "Mencintai Munir"
-
Tahun 2022, Pembunuhan Munir Kadaluarsa Bjorka Justru Mengusik Kasusnya
-
Profil Muchdi PR, Sosok yang Dibongkar Bjorka Terlibat dalam Kasus Pembunuhan Aktivis Munir
-
Hidup Muchdi PR Harusnya Adem Ayem di Tahun Kadaluarsa Kasus Munir, Tapi Bjorka Merusaknya
-
Hacker Bjorka Ungkap Dalang Pembunuh Munir, Suciwati: Ini Pesan Penting!
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia
-
UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI
-
Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya