Suara.com - Setelah reformasi banyak tokoh yang merasa pantas menjadi calon presiden, tetapi yang menentukan tetap masyarakat sebagai pemilih.
Hal itu dikatakan politikus Adian Napitupulu untuk menanggapi kesiapan Gubernur Jakarta Anies Baswedan maju ke gelanggang pemilihan presiden -2024.
Menurut politikus dari PDI Perjuangan itu walaupun seorang tokoh mendapatkan dukungan dari semua partai, tetap masyarakat yang menjadi penentu.
"Dia mau punya seluruh partai sekalipun kalau rakyat tidak memilihnya bisa saja tidak menang. Saya lebih percaya kepada kekuatan rakyat itu," katanya.
"Kesadaran kolektif rakyat bagaimana dengan logika rakyat dia akan menentukan siapa yang layak menjadi pemimpinnya."
Anies Baswedan menyatakan siap maju menjadi calon presiden jika mendapatkan dukungan dari partai.
"Saya siap maju sebagai presiden bila ada partai yang mengusung," ujar Anies dilansir dari Reuters Singapura, kemarin.
Nama Anies hampir selalu mendapatkan elektabilitas tinggi dalam jajak pendapat.
Nama Anies masuk tiga besar calon presiden potensial nasional. Dua nama lainnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
Baca Juga: Anies Masuk Radar Demokrat, Disebut Punya Chemistry dengan AHY
Anies menyatakan kaget dengan elektabilitasnya yang meroket.
Berita Terkait
-
Anies Masuk Radar Demokrat, Disebut Punya Chemistry dengan AHY
-
Relawan Anies Optimis Program Pemerintah akan Berlanjut, Jokowi Tak Perlu Jadi Cawapres
-
Anies Baswedan Harus Jalani 8 Tahap Ini di Akhir Jabatannya
-
Relawan Anies Yakin Program Pemerintah Akan Dilanjutkan, Jokowi Tak Perlu Jadi Cawapres
-
Lengser Bulan Depan, Anies Baswedan sampai Jauh-jauh ke Singapura dan Umumkan Nyapres, Dipinang Siapa?
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
Kejagung Klaim Sudah Lacak Keberadaan Jurist Tan Buron Kasus Chromebook
-
DPR: Daerah Sudah Tak Mampu Gaji PPPK, Guru Harus Diangkat Jadi PNS
-
Kisah Warga di Jabar Rela Patungan untuk Bayar Penjaga Perlintasan Rel Liar
-
Heboh Fenomena Tentara Korsel: Latihan Militer No, Operasi Plastik Yes
-
Tim Advokasi Khawatir Ada Upaya Damai dalam Kasus Tragis PRT Benhil
-
Ketakutan Penjaga Perlintasan Rel Liar Usai Tragedi Bekasi: Kami Juga Tak Mau Celakakan Orang!
-
Nadiem Jadi Tahanan Rumah, Kejagung Siapkan Pengawasan 24 Jam dan Gelang Elektronik
-
Targetkan 500 Ribu Lulusan SMK Kerja di LN, Cak Imin Prioritaskan Siswa dari Keluarga Miskin
-
23 Selamat, 14 Hilang! Drama Mencekam Pekerja Migran Indonesia di Laut Malaysia
-
Blokade Selat Hormuz Picu Lonjakan Harga Gas Jerman, Ancaman Krisis Energi Menghantui Warga Eropa