Suara.com - Partai Demokrat terus menjadi sorotan setelah Susilo Bambang Yudhoyono menyinggung perihal adanya potensi kecurangan Pemilu 2024.
Momen ini pun kian diramaikan dengan banyaknya pihak yang jadi membandingkan era pemerintahan SBY dan Presiden Joko Widodo sekarang.
Salah satu yang membandingkannya adalah menantu SBY, Annisa Pohan. Lewat Twitter-nya, Annisa juga konsisten menggaungkan ucapan terima kasih untuk SBY sekaligus mempromosikan suaminya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai pemimpin berprestasi.
Ada beberapa aspek yang disorot Annisa, termasuk perihal gaji aparatur sipil negara (ASN). Tak main-main, wanita yang didapuk sebagai Ketua Srikandi Demokrat itu mengklaim gaji ASN mengalami kenaikan sampai 9 kali lipat di era pemerintahan SBY.
"Gaji PNS, gaji TNI & Polri juga naik 9 kali lipat, total 112 persen di zaman Pak SBY," cuit Annisa pada Minggu (18/9/2022). "Sekarang malah BBM yang naik. #TerimakasihPakSBY AHY Pemimpin Berprestasi."
Annisa membandingkan kenaikan harga BBM yang baru diresmikan Jokowi pada 3 September 2022 lalu dengan gaji para pengabdi negara yang diklaimnya naik sampai 112 persen.
Itu bukan satu-satunya cuitan Annisa dalam mempromosikan kiprah Demokrat. Ia mengklaim partainya yang berada di luar pemerintahan akan tetap gigih memperjuangkan harapan rakyat.
Tentu lagi-lagi Annisa mempromosikan suaminya sebagai sosok pemimpin berprestasi.
"Kini, kami di luar kekuasaan. Jalankan checks & balances. Insya Allah, Demokrat istiqomah. Tetap gigih dalam berjuang untuk kawal & perjuangkan harapan rakyat #TerimakasihPakSBY AHY Pemimpin Berprestasi," tulis Annisa.
Baca Juga: SBY Duga Pilpres Diatur Dua Paslon, NasDem Minta Elite-elite Bangsa Berhenti Saling Tuding dan Tuduh
Cuitan-cuitan inilah yang banyak dikritik warganet. Mulai dari mempertanyakan kebenaran klaim kenaikan gaji PNS di era SBY hingga prestasi AHY sebagai pemimpin.
Bahkan aktivitas Annisa yang meramaikan media sosial sampai membuat nama ayahnya, Aulia Pohan, kembali trending topic di Twitter Indonesia.
Tentu publik kembali mengingatkan kasus korupsi yang pernah menjerat dan membuat mantan Deputi Bank Indonesia itu divonis 4,5 tahun penjara hingga akhirnya bebas bersyarat pada 2010 silam.
"Bener-bener karangan bebas nih yaa... Aku juga PNS... Awal masuk sudah diatas Rp 1 jutaan... Awal jaman mertua dia sudah diatas Rp. 2 jutaan... Kalau bener gaji naik 9 x nya... Kipas-kipas aku sih... Sekali naik, paling tambahannya 150 ribu sampai dengan 300 ribu thok nduuk... Datamu dari siapa nduk..?" komentar warganet, bahkan sampai membagikan pembukuan gajinya setiap bulan.
"Awal mertuamu menjabat 2004 harga bensin Rp.1.800,-/liter. Mertuamu lengser 2014 harga bensin Rp.6.550,-/liter. Berapa persen kenaikannya? Lebih dari 350%. Kalau mau tau siapa yang mencekik rakyat itulah kerjaan mertuamu," kata warganet.
"Owalah itukan jamane pak SBY lah mas Agus..mau ngapainnn, jangan kerjanya bapaknya di banggain. sampe orang ga tau.. itu pemimpin partai mau ngapain.. masa banggain kerja babehnya doang.." sindir warganet.
Tag
Berita Terkait
-
SBY Dibisiki Info Dugaan Skenario Kecurangan Pemilu 2024: Atur Hanya 2 Paslon, Yang Lain Dijegal Pakai Instrumen Hukum
-
PDIP: Pidato SBY Menggelikan, Playing Victim Takut Kalah Sebelum Bertanding
-
PDIP - Demokrat Saling Buka Skandal, SBY Turun Gunung Khawatir AHY Dijegal?
-
Heboh Isu Turun Gunung dan Pemilu Curang, PDIP Disebut Pernah Pakai Cara Licik Jegal SBY Masuk Istana?
-
PPP Tegaskan Tidak Ada Upaya dari Koalisi Pemerintah Menjegal Seseorang
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Wamensos Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Alarm Keras, Program Sekolah Rakyat Jadi Kunci?
-
Terjerat Utang Judi Online, Pria di Boyolali Rampok Tetangga dan Bunuh Bocah 6 Tahun
-
Kartu BPJS Kesehatan PBI Tiba-tiba Nonaktif? Jangan Panik, Begini Cara Mudah Mengaktifkannya Kembali
-
Mahkamah Agung Konfirmasi Penangkapan Wakil Ketua PN Depok dalam OTT KPK
-
Sabu 1,04 Kg Gagal Edar di Kemayoran, Polda Metro Tangkap Sosok Perempuan Ini di Pinggir Jalan!
-
7 Fakta OTT KPK di Bea Cukai, Bos PT Blueray Jadi Buronan KPK!
-
7 Fakta Kasus Suap Restitusi Pajak KPP Banjarmasin yang Menjerat Mulyono
-
Kunjungi Istana, PM Albanese Diajak Prabowo Investasi Tambang Garap Nikel Hingga Emas
-
Langit Jabodetabek Mendung Pekat, BMKG Rilis Peringatan Hujan Lebat Siang Ini
-
Pramono Anung Minta Pembongkaran Tiang Monorel di Rasuna Said Dipercepat: Lima Tiang Sehari!