Suara.com - Video Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim yang disemprot anggota DPR RI viral media sosial.
Dalam video tersebut, tampak Anggota DPR RI Komisi X Anita Jacoba Gah yang menilai Nadiem tidak berempati dengan nasib para guru PPPK yang sampai detik ini masih menangis karena berbagai masalah.
"Sampai hari ini, Pak, masih banyak guru-guru yang menangis. Kapan kami terima gaji? Kami makan apa ini?!" ungkap Anita, dikutip pada Selasa (27/9/2022).
Video tersebut sontak mengundang respons publik, salah satunya dari pegiat media sosial Rudi Valinka.
Rudi sendiri menuding bahwa aksi Anita yang marah kepada hanyalah sebuah tindakan dalam menjalankan tugas partai.
Anita yang merupakan anggota DPR dari Partai Demokrat itu dituding serang pemerintah secara acak-acakan.
"Ibu Anggota DPR dari Partai Demokrat Anita Jacoba sedang jalankan tugas dari partainya menyerang pemerintah secara acak-acakan," ujar Rudi melalui akun Twitternya pada Selasa (27/9/2022).
"Actingnya lumayan bagus mereka pikir rakyat bego sok omongin soal gaji guru sementara RUU Sisdiknas yang dibuat pemerintah justru mereka buang dari DPR," imbuhnya.
Cuitan Rudi Valinka tersebut sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
Baca Juga: Fisipol Leadership Forum UGM Bedah Visioning Indonesia Gus Muhaimin
"Padahal, kalau mau bener-benar bela guru coba dimulai dari operator dapodik deh, sama yang guru honorer SD di daerah, kalau benar-benar ibu itu mau bantu, data kayak gimana, masa sebanyak apa, saya jabanin bu, kami dibelakang anda," komentar warganet.
"Gua enggak tahu apa yang udah dilakukan Nadiem di kalangan SD/SMP/SMA, tapi gua sebagai mahasiswa jujur merasakan program kampus merdeka yang beliau buat," imbuh warganet lain.
"Dengan program ini bagi mereka yang ingin mencari pengalaman kerja sudah dengan mudah terintegrasi ke dalam sistem," tambah lainnya.
"Coba gaji mereka jadi anggaran gaji guru," tulis warganet di kolom komentar.
"Anggaran Kemendikbud sangat besar, kemarin-kemarin sepertinya enak bisa bagi-bagi kemana saja, sekarang diurus lebih rasional," timpal lainnya.
Saat berita ini dibuat, cuitan Rudi sudah disukai ribuan kali dengan ratusan komentar dari warganet.
Berita Terkait
-
Mau Terapkan Restorative Justice ke Koruptor, DPR Tetapkan Johanis Tanak Capim KPK Terpilih Gantikan Lili Pintauli
-
Kata Pengamat soal Wajah Cemberut Puan Maharani saat Bagikan Kaos ke Warga, Diminta Tersenyum dan Intropeksi Diri
-
Komisi III DPR Ingatkan Calon Pengganti Lili Pintauli di KPK Tidak Merasa Superior dari Firli Cs
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
-
Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan
-
Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari
-
Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran
-
Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala
-
Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan
-
Di momen Ramadhan, Jusuf Kalla mengadakan sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak
-
Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi