Suara.com - Makan ketupat sama si Mamat, selamat hari Jumat!
Sambil menyusun rencana akhir pekan Anda, yuk kita simak beberapa berita utama dari pelosok dunia selama 24 jam terakhir yang mungkin terlewatkan.
Inilah Dunia Hari Ini, edisi Jumat, 30 September 2022. Selamat membaca!
Australia hapus aturan isolasi mandiri wajib
Aturan yang mengharuskan warga Australia melakukan isolasi mandiri selama lima hari jika hasil tes COVID-nya positif akan berakhir pada 14 Oktober.
"Ini sama sekali bukan berarti pandemi COVID-19 sudah selesai," kata Paul Kelly, Kepala Medis di Australia.
"Kita hampir pasti akan melihat puncak baru virus corona, seperti yang terjadi di awal tahun kemarin," tambahnya.
Sementara bantuan keuangan akan tetap diberikan kepada sejumlah pekerja yang lebih memilih untuk melakukan isolasi mandiri, jika memang diperlukan di tempat kerjanya.
Rusia klaim sepihak beberapa wilayah Ukraina
Presiden Rusia Vladimir Putin sudah menandatangani dekrit presiden, yang akan membuka jalan bagi kawasan Ukraina Kherson dan Zaporizhzhia untuk menjadi bagian dari Rusia lewat proses aneksasi.
Dekrit tersebut berisi pengakuan bahwa kedua wilayah tersebut adalah kawasan independen.
Hari Jumat ini, Presiden Putin rencananya akan mengumumkan aneksasi tersebut, setelah pemerintahan pro-Moskow di empat wilayah Ukraina yang diduduki Rusia mengatakan mereka memilih untuk bergabung dengan Rusia lewat referendum.
"Hal paling utama sudah terjadi, referedum sudah berlangsung," kata Rodion Miroshnik, duta besar Moskow untuk wilayah Republik Luhanks yang sebelumnya menyatakan berpisah dari Ukraina secara sepihak.
Warga Florida mulai berbenah
Petugas dan warga di kawasan di Florida, Amerika Serikat, mulai bersih-bersih sambil mencari orang-orang yang mungkin masih hilang hilang setelah Badai Ian melintasi kawasan tersebut.
Badai Ian merupakan salah satu badai terbesar yang melanda Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir.
"Kami belum pernah melihat banjir seperti sekarang ini. Kami belum pernah melihat terjangan angin sekuat seperti ini," kata Gubernur Florida, Ron DeSantis.
Badai Ian ini menerjang Florida dengan kecepatan angin sampai 241 km per jam.
Aliran listrik masih padam di sekitar 2,6 juta rumah dan kantor di Florida.
Berita Terkait
-
Tren Steak Premium: Eksplorasi Rasa Daging Sapi Australia di Awal Tahun
-
Airlangga Yakin Lahan Papua Lebih Bagus untuk Food Estate Ketimbang Australia
-
Waspada Gejala Superflu di Indonesia, Benarkah Lebih Berbahaya dari COVID-19?
-
Pemain Timnas Australia Klarifikasi Usai Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya
-
Profil Craig Goodwin: Pemain Berlabel Timnas Australia yang Dirumorkan ke Persebaya
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Bupati Pati dan Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK, Apa Kata Istana?
-
Benyamin Davnie Kutuk Oknum Guru di Serpong Pelaku Pelecehan Seksual ke Murid SD: Sangat Keji
-
Soal Tim 8 yang Diduga Ikut Lakukan Pemerasan, Sudewo: Mayoritas Kades di Jaken Tak Dukung Saya
-
Saudia Indonesia Sambut Director of East Asia & Australia Baru dan Perkuat Kolaborasi Mitra
-
Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera Paparkan 11 Prioritas
-
Pakai Rompi Oranye dan Tangan Terborgol, Sudewo Minta Warga Pati Tetap Tenang
-
Bupati Pati Sudewo Bantah Lakukan Pemerasan Calon Perangkat Desa Usai Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Bukan Cuma Perkara Dugaan Pemerasan, Bupati Pati Sudewo Juga Jadi Tersangka Kasus DJKA
-
Nicke Widyawati Ngaku Tak Pernah Dapat Laporan Soal Penyewaan Kapal dan Terminal BBM
-
Bupati Pati Sudewo dan Tim Suksesnya Diduga Peras Calon Perangkat Desa Hingga Rp 2,6 Miliar