Suara.com - Ketua Tim Panitia Seleksi (Pansel) Calon Anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI Prof Anwar Makarim Wibisono mengatakan Komisioner Komnas HAM periode 2022-2027 harus bisa melanjutkan dialog damai di Tanah Papua.
"Misalnya mencari jalan untuk dialog damai dengan Papua termasuk mendorong bagaimana kasus Paniai segera selesai," kata Ketua Tim Pansel Calon Anggota Komnas HAM RI 2022-2027 Prof Anwar Makarim di Jakarta, Selasa (4/10/2022).
Kemudian, ia juga berpesan agar calon anggota Komnas HAM periode baru bisa menyelesaikan berbagai masalah-masalah atau pelanggaran HAM di masa lalu.
Secara umum Prof Makarim melihat sembilan nama yang dipilih oleh Komisi III DPR RI merupakan yang terbaik dari 14 nama yang disodorkan Tim Pansel saat uji kelayakan dan uji kepatutan.
Apalagi, untuk periode 2022-2027 terdapat perubahan signifikan di antaranya keterwakilan 30 persen perempuan dengan terpilihnya tiga komisioner perempuan serta adanya perwakilan dari penyandang disabilitas.
"Periode yang lalu tidak ada perwakilan dari disabilitas namun periode sekarang sudah ada yakni Hari Kurniawan," kata dia.
Menurutnya, dengan adanya perwakilan dari penyandang disabilitas dan keterwakilan tiga komisioner perempuan, Komnas HAM periode baru bisa bekerja lebih baik dan menegakkan HAM di Tanah Air sebagaimana mestinya.
Tidak hanya itu, dari sembilan nama yang dipilih Komisi III tersebut beberapa di antaranya memiliki latar belakang atau pernah memimpin suatu instansi penting misalnya Pramono Ubaid Tanthowi yang pernah mengabdi di Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Kemudian Abdul Haris Semendawai juga pernah berkecimpung di Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) tepatnya sebagai ketua, dan Anis Hidayah yang merupakan aktivis perempuan serta berdedikasi tinggi terhadap isu-isu HAM dan buruh migran Indonesia di luar negeri.
Baca Juga: Pagi Ini DPR Gelar Rapat Paripurna, Tetapkan 9 Calon Anggota Komnas HAM
Dengan modal latar belakang yang cukup mumpuni tersebut, Prof Makarim menyakini Komisioner Komnas HAM 2022-2027 bisa membuat organisasi lebih hidup berdasarkan pengalaman-pengalaman sebelumnya.
Tambahan informasi, Komisi III DPR telah memilih sembilan dari 14 nama-nama calon Komisioner Komnas HAM periode 2022-2027. Nama tersebut ialah Atnike Nova Sigiro, Abdul Haris Semendawai, Anis Hidayah, Hari Kurniawan, Prabianto Mukti Wibowo, Pramono Ubaid Tanthowi, Putu Elvina, Saurlin P. Siagian, dan Uli Parulian Sihombing. (Sumber: Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Paripurna DPR Sahkan 9 Anggota Komnas HAM 2022-2027
-
Pagi Ini DPR Gelar Rapat Paripurna, Tetapkan 9 Calon Anggota Komnas HAM
-
(Gas) Air Mata di Tribun 12 Kanjuruhan, Aremania Terbantai di Rumah Sendiri
-
Atnike Nova Sigiro Menjadi Ketua Komnas HAM Baru
-
Setelah Fit and Proper Test 14 Nama, Komisi III DPR Tetapkan 9 Calon Anggota Komnas HAM Periode 2022-2027
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Habis Dibombardir, Donald Trump Umumkan Damai dengan Iran
-
Namanya Terseret Pusaran Kasus Korupsi MBG, Kapolres Metro Bekasi Akhirnya Buka Suara
-
BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Demo di Bundaran HI Hari Ini, Kondisi Ekonomi Jadi Sorotan
-
Kasus Suap Bea Cukai Blueray, Kenapa Seret Nama Raffi Ahmad?
-
Jakarta Menuju 5 Abad: Kota Global Bukan Cuma Soal Megahnya Pencakar Langit
-
Impunitas Menguat! Vonis Ringan TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Adalah 'Mock Trial' yang Zalim
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami
-
Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih
-
Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?