Suara.com - Buntut tragedi Kanjuruhan yang memakan korban 132 orang, membuat warganet menduga Indonesia akan menerima sanski dari FIFA. Namun, PSSI yakin bahwa Indonesia tak akan diberikan sanksi oleh FIFA. Lantas, apa alasan Indonesia tak kena sanksi FIFA? Berikut ini ulasannya.
Diberitakan bahwa Federasi Indonesia terus jalin komunikasi serta memberikan laporan terkait tragedi Kanjuruhan kepada badan sepakbola dunia tersebut. Jika benar Indonesia terkena sanksi FIFA, maka Timnas Indonesia akan kena dampaknya. Terlebih lagi mereka akan turut main di Piala Asia 2023.
"...Selagi komunikasinya kita bangun terus, selagi kita juga mendapat masukan, kalau komunikasi kita bangun kemudian kan kita mendapat feedback dan kita menjalankan poin demi poin yang disampaikan oleh FIFA dan AFC, Insyaallah sanksi bisa kita hindari," tutur Maaike Ira Puspita selaku Wasekjen PSSI kepada wartawan.
Dalam surat yang diberikan FIFA kepada federasi Indonesia mengenai tragedi Kanjuruhan, Maaike menyampaikan bahwa surat dari FIFA tersebut sama sekali tak menyinggung tentang potensi sanksi untuk Indonesia.
"Surat dari presiden FIFA (Gianni Infantino) sama sekali tidak ada membahas sanksi, hanya belasungkawa. Dan juga Presiden FIFA bersama dengan PSSI memberikan support. Dari AFC juga sama dan mereka meminta kronologi. Jadi tak ada obrolan sanksi sama sekali yang secara tertulis," ucap Maaike.
Mengenai isi surat FIFA kepada pihak Indonesia mengenai tragedi Kanjuruhan, Presiden Jokowi juga menyampaikan bahwa FIFa tak membahas soal sanki untuk sepak bola Indonesia.
“Berdasarkan surat tersebut, alhamdulillah sepak bola Indonesia tidak dikenakan sanksi oleh FIFA,” ucap Presiden Jokowi saat jumpa pers di Istana Merdeka, Jakarta (07/10/2022).
Adapun alasan Indonesia tak kena sanksi FIFA karena pihak Indonesia berkomunikasi dengan baik dengan pihak FIFA dan akan melakukan langkah-langkah kolaborasi bersama FIFA serta AFC (Konfederasi Sepak Bola Asia), dan Pemerintah Indonesia.
Melansir dari situs Setkab.go.id (8/10/202), dapun langkah-langkah kolaborasi tersebut yakni sebagai berikut:
Baca Juga: 5 Langkah Pemerintah Indonesia dan FIFA Demi Transformasi Sepak Bola Indonesia
1. Membangun standar keamanan seluruh stadion Indonesia;
2. Memformulasikan standar protokol serta prosedur pengamanan oleh pihak kepolisian sesuai standar keamanan internasional
3. Melakukan sosialisasi serta diskusi bersama klub-klub bola Indonesia, termasuk perwakilan suporter guna memperoleh saran maupun masukan dan komitmen bersama.
4. Mengatur jadwal pertandingan dengan memperhitungkan berbagai potensi risiko yang ada
5. Adanyanpendampingan dari para ahli yang sesuai dengan bidangnya.
Nah demikian ulasan mengenai alasan Indonesia tak kena sanksi FIFA yang menarik untuk diketahui. Semoga bermanfaat.
Berita Terkait
-
5 Langkah Pemerintah Indonesia dan FIFA Demi Transformasi Sepak Bola Indonesia
-
Indonesia Terbebas Sanksi, Media Asing Soroti Telepon Rahasia Jokowi dengan Presiden FIFA
-
Persija Rehat dari Sepak Bola Pasca Kalahkan Bhayangkara FC dalam Laga Uji Coba
-
Usut Tragedi Kanjuruhan, Mabes Polri Akan Tindak Tegas Pelaku Anarkis di Luar Stadion
-
Sesepuh Aremania Serukan Perdamaian dengan Bonek Mania, Anto Baret: Saatnya Mengubur Dendam, Benci Diganti Kasih Sayang
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Kerry Riza Ajak Masyarakat Lihat Perkaranya Berdasarkan Fakta Bukan Fitnah
-
Dugaan Korupsi Minyak Mentah: Saksi Bantah Ada Kontrak Sebut Tangki BBM OTM Jadi Milik Pertamina
-
Menuju JFSS 2026, Pemerintah dan Kadin Sepakat Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Nasional
-
Aceh Tamiang Dapat 18 Rumah Rehabilitasi, Warga Bisa Tinggal Tenang
-
Usai di Komdigi, Massa Demo Datangi Polda Metro Jaya Minta Usut Kasus Mens Rea
-
Profil Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa: dari Pilot ke Pemimpin Provinsi Baru
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek