Suara.com - Sholat meminta petunjuk juga dikenal dengan sholat istikharah, yaitu ibadah sunnah yang dilakukan untuk meminta petunjuk kepada Allah SWT ketika dihadapkan pada suatu pilihan.
Sholat istikharah ini bisa menghapuskan semua kebimbangan di dalam diri dan bisa semakin memantapkan hati dalam memutuskan sesuatu.
Biasanya kebanyakan orang melakukan sholat istikharah ketika dihadapkan pada suatu pilihan tentang pendidikan, jodoh, pekerjaan, dan lainnya. Namun perlu dipahami bahwa sholat istikharah juga dilakukan untuk memilih dua hal yang baik dan halal. Jadi, sholat istikharah ini dilarang untuk memutuskan pilihan antara halal dan haram.
Waktu yang tepat untuk melaksanakan sholat istikharah adalah di malam hari. Anda tidak perlu tidur terlebih dahulu untuk melakukan sholat sunnah ini.
Namun, sholat ini bisa juga dilakukan pada pagi atau siang hari. Biasanya, dilakukan setelah sholat isya agar lebih tenang dan khusyuk dalam melakukan kegiatan ini.
Bacaan Niat Sholat Meminta Petunjuk
Melakukan sholat istikharah dengan mantap, bisa mengucapkan niat yang ada di bawah ini:
"Ussholli sunnatan istikhoroti rak’ataini lillahi ta’ala", yang artinya "saya berniat salat sunnah istikharah dua rakaat karena Allah Ta’ala".
Tata Cara Sholat Istikharah
Baca Juga: Doa Sholat Hajat yang Mustajab, InsyaAllah Keinginan Cepat Terkabul
Sholat istikharah dilakukan seperti pada sholat sunnah lainnya, dengan melakukan dua rakaat dan satu kali salam. Dua rakaat tersebut dapat dilakukan untuk sholat istikharah sendiri atau digabung dengan sholat sunnah lainnya, seperti sholat rawatib.
Sholat istikharah dilakukan dengan diawali niat, takbiratul ihram, doa iftitah, membaca surat Al-Fatihah, kemudian dilakukan seperti pada sholat umumnya dan salam.
Bacaan Doa Sholat Istikharah
Doa ini dilafalkan setelah melaksanakan sholat dua rakaat. Jadi, sholat istikharah sudah sah ketika dilakukan ketika mencapai dua rakaat dan membaca doa di bawah ini:
"Allahumma inni astakhiruka bi ‘ilmika, wa astaqdiruka bi qudratika, wa as-aluka min fadhlika, fa innaka taqdiru wa laa aqdiru, wa ta’lamu wa laa a’lamu, wa anta ‘allaamul ghuyub.
Allahumma fa-in kunta ta’lamu hadzal amro (menyebutkan persoalannya) khoiron lii fii ‘aajili amrii wa aajilih (aw fii diinii wa ma’aasyi wa ‘aqibati amrii) faqdur lii, wa yassirhu lii, tsumma baarik lii fiihi.
Berita Terkait
-
Doa Sholat Hajat yang Mustajab, InsyaAllah Keinginan Cepat Terkabul
-
Doa Setelah Sholat Tahajud Latin dan Artinya, Lengkap dengan Bacaan Dzikir
-
Cara Mandi Wajib Sesuai Anjuran Rasulullah dan Bacaan Doanya
-
5 Doa Nabi Muhammad SAW yang Tertulis dalam Al-Qur'an
-
3 Doa Malam Maulid Nabi dan Sholawat Pujian Kepada Rasulullah SAW
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP
-
Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan
-
Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus
-
Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?
-
Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS