Suara.com - Masalah riwayat pendidikan Presiden Joko Widodo yang dianggap mencurigakan sudah beberapa kali meramaikan dunia maya. Kali ini isu yang sama juga kembali mencuat, bahkan Jokowi disebut akan digugat akibat perkara tersebut.
Namun seperti sebelum-sebelumnya, Jokowi maupun pihak terdekatnya tidak terlalu reaktif menanggapi isu ini. Bahkan anak sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, baru memberi tanggapan saat dikerubungi oleh awak media.
Kocaknya, Gibran justru blak-blakan mengaku sudah bosan dengan isu tersebut.
"Itu isunya muncul terus. Tanya aja ke yang bikin isu, sampai bosan nanggepin (menanggapi)," ucap Gibran ketika ditemui awak media di Balaikota Surakarta, Senin (10/10/2022).
Wali Kota Surakarta itu juga mengaku sudah lelah membantah isu soal ijazah palsu Jokowi. "Membantah 100 kali juga percuma kalau ngomong sama orang nggak waras," kata Gibran, dikutip Suara.com dari kanal YouTube Berita Surakarta.
Gibran menilai tidak mungkin ayahnya bisa berkarier dari jenjang Wali Kota sampai menjadi Presiden apabila memakai ijazah palsu.
"(Riwayat pendidikan Jokowi) ya sesuai itu. Sekarang daftar Wali Kota, Gubernur, kalau nggak pakai ijazah pakai apa? Mau pakai daun pisang?" tutur Gibran.
"Kan enggak to? Masa mau membohongi (persyaratan) pendaftaran presiden dan lain-lain?" sambungnya. "Sudah ya? Jangan tanya lagi to."
Meski begitu, dilihat Suara.com di unggahan akun Instagram @jayalah.negeriku, tampaknya Gibran harus kembali menghadapi pertanyaan yang sama di kesempatan berbeda.
Baca Juga: PDIP Cemas? Rocky Gerung Nilai PDIP Tak Siap Pilpres 2024 Gegara Kekurangan Kader
Karena itulah, Gibran terlihat menyampaikan protes karena ditanyai sesuatu yang sama. Termasuk soal foto wisuda Jokowi yang dicurigai bukan foto sebenarnya.
"Tanya aja ke yang ngefoto ya. Tiap tahun kok diramaikan terus," kata Gibran. "Kalau nggak percaya ya udah, gitu."
Ayah dari Jan Ethes itu juga mengaku tidak berniat untuk melaporkan pihak-pihak yang telah menuduh Jokowi memakai ijazah palsu.
"Saya nggak pernah nuntut. Kalau nggak percaya ya udah, kalau mau percaya ya silakan," pungkas Gibran.
Isu Ijazah Palsu Bermula dari Tuntutan Penulis Jokowi Undercover
Seorang penulis bernama Bambang Tri Mulyono menggugat Presiden Joko Widodo karena diduga telah memalsukan ijazah untuk keperluan Pemilihan Presiden 2014 dan 2019.
Berita Terkait
-
Presiden Jokowi Lantik Gubernur dan Wakil Gubernur DIY 2022-2027 di Istana Negara
-
Usai Bandingkan Foto Wisuda, Dokter Tifa Gantian Pertanyakan Skripsi Presiden Jokowi: Fix Ada Dua Orang?
-
CEK FAKTA: Jokowi Resmi Lantik Ganjar Pranowo dan Erick Thohir Maju di Pilpres 2024, Benarkah?
-
Rizal Ramli Komen Gaya Sederhana Jokowi dan Janji yang Minim Realisasi: Merugikan Rakyat!
-
'Nyanyian' Kontroversial Dokter Tifa, Terbaru Analisis Hidung Bibir Jokowi Beda
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia
-
9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan
-
Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir
-
Alur Komunikasi Petugas PK Dinilai 'Lemot', Nyawa Melayang di Perlintasan Bekasi Timur
-
Intervensi Baleg DPR di Kasus Chromebook Nadiem Makarim? Formappi: Tidak Bisa!
-
Lapor Polisi Duluan, GRIB Jaya Tantang Putri Ahmad Bahar Adu Bukti
-
Terungkap! Dana MBG Rp12 Triliun Mengendap di Rekening Yayasan, Stranas PK: Rawan Korupsi
-
Usulan DPR Masa Jabatan Kapolri 3 Tahun Dinilai Mereduksi Hak Prerogatif Presiden
-
GRIB Jaya Balik Serang Pihak Ahmad Bahar: Tuding Lakukan Doxing hingga Istri Hercules Trauma