Suara.com - Tim kuasa hukum Ferdy Sambo dan Putri Chandrawathi menunjukkan rumah klien mereka yang berada di Magelang, Jawa Tengah. Salah satu ruangan di rumah itu disebut menjadi tempak kejadian perkara dugaan kekerasan seksual yang dilakukan Yosua atau Brigadir J terhadap Putri.
Bobby Rahman Manalu, salah satu anggota kuasa hukum Ferdy Sambo dan Putri, memperlihatkan video yang menunjukkan rumah kedua kliennya yang berada di Magelang. Rumah itu berukuran 8 kali 15 meter dengan dua lantai.
"Ukurannya tidak besar, 8 kali 15 meter saja, karena ini rumah singgah saja," kata Bobby kepada wartawan di Jakarta Pusat, Rabu (12/9/2022).
Kemudian dia menunjukkan jendela kaca yang dari luar yag dapat melihat langsung ke arah tangga.
"Di sinilah salah satu saksi saya, tidak perlu sebut namanya, melihat rekan J (Brigadir J) turun dari atas ke bawah, dengan cara mengendap-endap," kata Bobby.
Kemudian rekaman video menunjukan sebuah ruang tamu yang berada di lantai satu dengan sofa dan televisi yang menempel di dinding. Di ruang tamu itu pula ada ruangan untuk para ajudan atau ADC Ferdy Sambo.
"Pada 4 Juli 2022 saat Ibu Putri menonton TV, pada saat rekontruksi ada, tapi teman-teman tidak jelas, tidak sesuai gitu ya," kata Bobby.
Untuk diketahui, kejadian 4 Juli di rumah Magelang, disebut sebagai peristiwa Brigadir J mencoba untuk menggendong Putri ke kamar, namun ditepis.
Kemudian rekaman video bergerak melewati tangga menuju lantai dua. Di sana terdapat kamar Putri dan Ferdy Sambo, kamar mandi, dan kamar anak. Selain itu juga terdapat gantungan baju bersih dan wadah penyimpanan baju kotor.
Baca Juga: Jelang Sidang Perdana Putri Candrawathi Jalani Pemeriksaan Psikiater, Ada Apa?
"Sebelah kanannya ada kamar Bapak dan Ibu, di sinilah saksi menemukan Ibu Putri terjatuh dan hampir pingsan di lokasi ini di selasar (ruang antara kamar mandi dengan kamar Putri dan Ferdy Sambo)," kata Bobby menunjukan ke gambar.
Kamera kemudian mengarah ke kamar Ferdy Sambo dan istrinya Putri. Di dalamnya terdapat tempat tidur berukuran 2 kali 1,6 meter dengan tinggi 61 cm, televisi yang menempel dinding dan lemari berwarna coklat.
"Kalau direkontruksi tempat tidurnya terlalu tinggi ya. Ternyata memang tempat tidurnya tidak luas, cuman 2 kali 1,6 meter, tingginya 61 cm. Jadi berbeda sekali dengan rekontruksi," kata dia.
Kamar itulah disebut Bobby sebagai tempat kejadian perkaraan dugaan kekerasan seksual terhadap Putri yang disebut dilakukan Brigadir J.
"Dan di ruangan inilah menurut Ibu Putri kejadiaan kekerasan seksual oleh J dilakukan," katanya.
Sementara itu, Arman Hanis, selaku ketua tim kuasa hukum Ferdy Sambo dan Putri mengatakan, tujuan menunjukkan kondisi rumah kliennya yang berada di Magelang, karena menurutnya rekonstruksi yang dilakukan kepolisian tidak sesuai.
Berita Terkait
-
Putri Candrawathi akan Diperiksa Psikiater, untuk Siapkan Mental Jelang Sidang Perdana Kasus Ferdy Sambo
-
Jelang Sidang Perdana Putri Candrawathi Jalani Pemeriksaan Psikiater, Ada Apa?
-
Berharta Rp 12 Miliar, Mantan KPN Denpasar Jadi "Wakil Tuhan" dalam Sidang Kaisar Sambo
-
Bantah Perintahkan Bharada E Tembak Brigadir J, Kuasa Hukum Sebut Ferdy Sambo Cuma Bilang "Hajar Chard"
-
Febri Diansyah: Tembak Dinding, Ferdy Sambo Ingin Selamatkan Bharada E
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Gus Ipul Usul Perluasan Bansos untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
-
Ketum TP PKK Tekankan Peran Strategis PKK dan Posyandu di Papua Selatan
-
KAI Refund 4.878 Tiket Imbas Kecelakaan di Bekasi, Jamin Ganti Rugi 100 Persen
-
Forum PWNU Desak PBNU Gelar Muktamar Paling Lambat Agustus 2026, Ini Alasannya
-
Pusdokkes Polri Ungkap Kondisi Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Alami Multipel Trauma Parah
-
Buku Kriminalisasi Kebijakan Ungkap Bahaya Pasal Karet UU Tipikor: Bisa Picu Krisis Kepemimpinan
-
Penanganan Sampah jadi Prioritas Nasional, Prabowo Optimis Banyumas Capai Target Zero Waste to Money
-
Dari Sampah Jadi Genteng, Prabowo Dorong Inovasi Bernilai Ekonomi
-
Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, KPAI: Generasi Emas Terancam Gagal Ginjal Dini
-
Erry Riyana: Kerugian Negara Bukan Pintu Masuk Korupsi, Harus Uji Niat Jahat