Suara.com - Beredar di media sosial unggahan yang diklaim sebagai foto bus pembawa relawan Anies Baswedan mengalami kecelakaan.
Foto tersebut diunggah oleh akun Facebook Den Ayu pada Minggu (16/10/22) lalu.
Dalam unggahannya, ia menuliskan narasi yang menyebut bahwa kecelakaan tersebut bisa menjadi isyarat untuk Anies yang akan maju dalam Pilpres 2024.
"Foto ini viral! Sebenarnya cuma foto bus nyungsep. Tapi bus itu membawa tim Simpul Anies Presiden. Kata orang, itu isyarat alam," narasi yang ditulis pengunggah foto.
Dalam foto yang diunggah, dapat dilihat bahwa di bagian belakang bus terdapat spanduk berisi gambar Anies Baswedan.
"SIAP. Simpul Anies Baswedan 2024-2029," keterangan yang ada di spanduk.
Lalu benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran, unggahan yang diklaim sebagai foto bus relawan Anies Baswedan yang mengalami kecelakaan tidak terbukti benar.
Baca Juga: Partai Nasdem Ingin Cawapres Anies Baswedan Tokoh Non Parpol, Sinyal untuk Andika Perkasa?
Foto dengan narasi yang dibuat oleh akun Facebook tersebut tidak ada kaitannya.
Faktanya, foto bus pariwisata berwarna hitam yang mengalami kecelakaan di pinggir jalan tersebut bukan berisi relawan Anies Baswedan.
Gambar tersebut berasal dari artikel yang diterbitkan oleh media Soloraya pada 30 Januari 2022 silam.
Foto tersebut diunggah dalam artikel berjudul Rem Blong, Bus Angkut 40 Orang dari Demak Kecelakaan di Tawangmangu.
"Solopos.com, KARANGANYAR — Bus pariwisata Garuda Jaya yang mengangkut rombongan alumni SMP Karangawen, Demak, Jawa Tengah, mengalami kecelakaan terperosok di selokan depan D’Lawu Bistro, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, Minggu (30/1/2022),"
"Beruntung, 40 orang penumpang dalam bus tersebut selamat dan tidak mengalami luka-luka. Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Karanganyar Ipda Sukarno Yudho mengatakan kecelakaan lalu lintas (lakalantas) tunggal di jalan Tawangmangu menuju Cemoro Kandang itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB,"
Berita Terkait
-
Partai Nasdem Ingin Cawapres Anies Baswedan Tokoh Non Parpol, Sinyal untuk Andika Perkasa?
-
Terpopuler: Penggugat Ijazah Palsu Presiden Jokowi Jadi Tersangka, Detik-detik Longsor di SMAN 1 Sukajaya Bogor
-
Pesan Menohok Demokrat Kepada Pj Gubernur DKI Jakarta: Jangan Banyak Tingkah, Kerja Saja yang Benar!
-
Piagam 'Bapak Toleransi Beragama' Anies Baswedan, Guntur Romli Soroti Tokoh Bertanda Tangan: Kelompok Radikal
-
PKS Tak Salah Pilih Anies Baswedan, Eks Wakil Wali Kota Bekasi: Wajah Ibu Kota Berubah Drastis
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN