Suara.com - Anies Baswedan ogah membeberkan lebih jauh terkait isi pertemuan dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi apakah membahas soal Pilpres 2024 atau tidak.
Kekinian, Anies telah mendapat dukungan dari Partai Nasdem sebagai bakal capres 2024.
"Yang lainnya itu saja cukup," ucap Anies di Jakarta, Minggu (23/10/2022).
Anies hanya menejelaskan kunjungannya ke Istana pada Jumat (21/10/2022) sore itu guna pamit kepada kepala negara.
Diketahui pamitnya Anies itu lantaran ia telah menyudahi masa jabatannya sebagai gubernur DKI Jakarta pada 16 Oktober.
"Pamitan karena saya liat ini adalah adab, ini adalah etika apabila kita udah selesai maka kita melaporkan kepada yang menjadi atasan dan atasannya gubernur dalam konteks pemerintahan ada pempus yang dipimpin oleh pak presiden," kata Anies.
Selain pamitan, Anies mengatakan kunjungannya ke Istana guna melaporkan hasil tugas-tugasnya saat memimpin ibu kota.
"Intinya saya melaporkan alhamdulillah tugas di Jakarta telah selesai. Terima kasih atas support atas bimbingan yang selama ini beliau berikan sebagai presiden kepada gubernur dan kami bersyukur bahwa program-program di Jakarta berjalan dengan baik," kata Anies.
Kata Jokowi
Baca Juga: Simulasi 4 Capres Versi SMRC: Prabowo Diprediksi Unggul jika Tak Ada Nama Ganjar Pranowo
Sebelumnya Presiden Jokowi membenarkan soal pertemuan dirinya dengan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Ia menyebut kalau Anies hendak berpamitan kepada dirinya.
Jokowi mengungkapkan kalau Anies menyambangi Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat (21/10/2022).
"Oh iya, sore tadi," kata Jokowi.
Jokowi lantas menerangkan maksud kehadiran Anies ialah untuk berpamitan. Diketahui, Anies telah selesai menjalankan tugasnya sebagai Gubernur DKI Jakarta per Minggu (16/10/2022).
Kepala Negara mengungkap kalau sebetulnya Anies hendak berpamitan pada pekan lalu.
Namun, karena jadwal Jokowi yang padat maka pertemuan baru terjadi pada hari ini.
Berita Terkait
-
Anies Baswedan Ungkap Isi Pertemuan dengan Jokowi di Istana, Tidak Hanya Soal Pamitan
-
Video Presiden Jokowi Tak Membalas Pelukan Surya Paloh, Warganet: Sepertinya sudah Bukan Teman
-
Simulasi 4 Capres Versi SMRC: Prabowo Diprediksi Unggul jika Tak Ada Nama Ganjar Pranowo
-
Dianggap Jokowi Ogah Dipeluk oleh Surya Paloh, Ini Tanggapan Sekjen PDI Perjuangan
-
Elektabilitas Prabowo Subianto Stagnan, Seiring Dukungan Ganjar Dan Anies Naik
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah
-
Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo
-
Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL
-
KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan
-
Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....
-
Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan
-
2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar
-
Gerak Cepat TNI Pasca-Gempa Sulut: Ratusan Prajurit Evakuasi Korban hingga Sisir Dampak Tsunami
-
WFH Bukan Long Weekend! Pemerintah Pakai Teknologi Pantau Lokasi ASN
-
KDM dan Ahmad Luthfi Ketawa Bareng di Jakarta, Netizen Kena Prank Medsos?