Suara.com - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka membuat wacana soal kegiatan car free day (CFD) tanpa ada pegadang. Wacana tersebut dilontarkan oleh Gibran lantaran usai CFD banyak sampah yang menumpuk di sekitar lokasi.
Hal tersebut lontarkan oleh putra sulung Presiden Joko Widodo melalui akun Twitter-nya @gibran_tweet pada Minggu (30/10/22).
Dalam cuitannya, ia turut mengunggah foto berisi tumpukan sampah yang menggunung usai kegiatan CFD.
"Sampah setelah car free day. Ada yang setuju CFD tanpa pedangan? Atau ada ide lain," cuit Gibran seperti dikutip Suara.com pada Senin (31/10/22).
Cuitan ini sontak saja menjadi sorotan dari netizen. Netizen melontarkan beragam komentar atas wacana dari suami Selvi Ananda ini.
Dari banyaknya komentar positif, ada salah satu komentar negatif yang kemudian disorot oleh Gibran. Netizen ini mengkritik cuitan dari Gibran.
"Solusi yang ditawarkan kok begini? Kalau presiden menghasilkan utang negara membengkak. Apa perlu negara tanpa presiden? Kalau punya otak mbok ya diperas dikit buat mikirin solusi. Kalau nggak mampu mikir, mbok ya nyuruh stafnya untuk mikir," komentar seorang netizen.
Usai mendapatkan nyinyiran tersebut, Gibran lantas menjelaskan bahwa dirinya hanya meminta pendapat dari para warga.
Lebih jauh, Gibran menerangkan jika wacana tersebut dilakukan maka pedagang akan tetap diberikan fasilitas tempat tersendiri.
Baca Juga: DPD Golkar Solo Usulkan Gibran Sebagai Cagub Jateng di Pemilu 2024
"Saya kan hanya minta pendapat warga. Pedagang akan tetap difasilitasi tempat kok. Ini yang kami bahas tentang kesadaran warga dan pedagang untuk sama-sama menjaga kebersihan selama CFD," balas Gibran.
Tanggapan Netizen
Cuitan terakhir dari Gibran ini pun menuai beragam tanggapan. Banyak netizen yang menyuruh agar Gibran tak usah menanggapi haters.
"Anda nggak capek ya meladeni haters dengan segala pemikiran negatifnya dengan aura-aura kegelapan," tutur netizen.
"Nggak usah dipikirkan Mas. Nggak bermutu," imbuh netizen lain.
"Menanggapi orang kayak gitu kayaknya memang butuh kesabaran ekstra ya Mas," terang netizen lain.
Berita Terkait
-
'Boleh Juga Wong Solo Ini', Sederet Pujian Prabowo Subianto untuk Kinerja Presiden Jokowi
-
Gugatan Ijazah Palsu Presiden Jokowi Dicabut, Gibran: Padahal Seru Loh Itu, Menghibur
-
Nomor Jersey Kaesang-Erina Jadi Kode Tanggal Pernikahan, Tebakan Gibran Kocak
-
Kena Kritik Gegara Sering Pakai Bahasa Jawa di Depan Awak Media, Gibran Rakabuming: Ya Pak, Maaf Saya Salah
-
Ridwan Kamil dan Gibran Rakabuming Raka Bertemu Empat Mata di Loji Gandrung, Ini yang Dibahas
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM
-
Pecah Kongsi! AS Beri Waktu Seminggu ke Israel Selesaikan Perang Lawan Iran