Suara.com - Leonardo Sambo yang merupakan kakak kandung mantan Kepala Divisi Propam Ferdy Sambo menjadi sorotan setelah hadir dalam persidangan lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J. Ia bersaksi untuk terdakwa Bharada E.
Leonardo Sambo hadir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (31/10/2022) dengan mengenakan baju batik. Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut penjelasan terkait profil Leonardo Sambo selengkapnya.
Profil Leonardo Sambo
Leonardo Sambo adalah kakak Ferdy Sambo yang lahir di Barru, Sulawesi Selatan pada 2 Juni 1971. Ia berusia 51 tahun dengan selisih jarak 2 tahun dengan Ferdy Sambo.
Hubungan keluarga Leonardo Sambo dan Ferdy Sambo dikonfirmasi oleh kuasa hukum Ferdy Sambo, Arman Hanis.
Leonardo tinggal di Kompleks Keuangan Nomor 103 RT 2 RW 4, Karampuang, Panakkukang, Makassar, Sulawesi Selatan. Ia bekerja sebagai konsultan.
Dalam pemeriksaan di persidangan, ia mengaku mengenal Bharada E. Ia didatangkan sebagai saksi karena diduga sebagai sosok yang memberi senjata Glock 17.
Glock 17 adalah jenis senjata api yang digunakan oleh polisi dan personel militer di dunia. Senjata Glock 17 memiliki kapasitas magasin hingga 17 peluru dengan bobotnya yang rendah. Senjata api tersebut berwarna hitam yang cukup mudah dibawa.
Leonardo adalah satu dari sebelas saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum. Saksi lain yang dihadirkan yakni Adzan Romer selaku ajudan, Prayogi Ikrata Wikaton selaku ajudan, Marjuki selaku Sekuriti Kompleks Duren Tiga, Damianus Laba Kobam selaku sekuriti, Daryanto alias Kodir selaku ART, Daden Miftahul Haq selaku Ajudan, Abdul Somad selaku ART, Alfonsius Dua Lurang selaku Sekuriti, Farhan Sabilah selaku Pengawal yang bawa motor, dan Susi selaku ART.
Baca Juga: Jaksa Curiga Susi Pakai Earphone Dibalik Hijab Ada yang Ngajarin saat Sidang?
Sebelumnya, Bharada E diduga melakukan tindak pidana pembunuhan berencana bersama Ferdy Sambo, Bripka Ricky Rizal, Putri Candrawathi, dan Kuat Ma’ruf. Bharada E mengaku mendapat perintah dari Ferdy Sambo.
Namun, hal ini bertentangan dengan eksepsi Ferdy Sambo yang menyatakan ia hanya memerintahkan Bharada E untuk menghajar Yosua. Bharada E tidak mengikuti perintah tersebut dan menembaknya.
Bharada E didakwa dengan Pasal Pasal 340 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP subsider Pasal 338 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.
Demikian penjelasan terkait profil Leonardo Sambo yang merupakan kakak kandung Ferdy Sambo. Ia dipanggil sebagai saksi atas kasus pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Bharada E.
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Berita Terkait
-
Jaksa Curiga Susi Pakai Earphone Dibalik Hijab Ada yang Ngajarin saat Sidang?
-
Brigjen Hendra Kurniawan Dipecat Tidak Hormat dari Polri
-
Terungkap! Ferdy Sambo Mendadak ke Duren Tiga Usai Terima Telepon dari Sosok Misterius Sampai Pistol Terjatuh
-
Eks Ajudan Sebut Ferdy Sambo Tenangkan Eliezer Usai Tembak Yosua: Saya Bela Kamu, Walau Pangkat dan Jabatan Taruhannya
-
Sidang Etik 8 Jam, Brigjen Hendra Kurniawan Resmi Dipecat dari Polri
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan