Suara.com - Jenderal (Purn) Idham Azis selaku mantan Kapolri disebut-sebut dalam persidangan kasus pembunuhan Brigadir J. Idham Azis disebut oleh saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum yakni Daden Mifathul Haq.
Daden menceritakan tentang rencana kegiatan Ferdy Sambo pada 8 Juli 2022. Hari itu merupakan peristiwa pembunuhan Brigadir J. Saat itu, Ferdy Sambo berencana bermain bulu tangkis di Depok, Jawa Barat.
Daden menyebutkan bahwa saat itu mantan Kadiv Propam Polri tersebut akan bermain bulu tangkis bersama mantan pimpinan Polri, yakni Idham Azis di lapangan bulu tangkis milik mantan Kapolri tersebut.
"Mantan pimpinan Polri itu siapa?," tanya hakim.
"Pak Idham yang mulia," jawab Daden
"Oh Idham Azis mantan Kapolri. Oke,” ujar hakim.
Berkaitan dengan hal tersebut, banyak pihak yang ingin mengetahui harta kekayaan Idham Azis. Pasalnya, ia memiliki sebuah lapangan bulu tangkis yang dapat digunakan oleh anggota polri lainnya.
Untuk itu, berikut ini rincian harta kekayaan Idham Azis yang dilansir dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dilaporkan pada 22 Maret 2020 saat Idham Azis menjabat sebagai Pimpinan Tertinggi Kepolisian Negara Republik Indonesia.
1. Tanah dan Bangunan (Total: Rp3.458.937.000)
Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak Beri Saran ke Ferdy Sambo Latihan Jadi Orang Gila Ketimbang Tebar Fitnah
a. Tanah dengan luas 225 m2 di Kab / Kota Kota Depok, Hasil Sendiri Rp353.925.000
b. Tanah dan Bangunan dengan luas 98 m2/50 m2 di Kab / Kota Kota Depok, Hasil Sendiri Rp108.346.000
c. Tanah dan Bangunan dengan luas 410 m2/100 m2 di Kab / Kota Kota Depok, Hasil Sendiri Rp258.340.000
d. Tanah dan Bangunan dengan luas 421 m2/300 m2 di Kab / Kota Kota Depok, Hasil Sendiri Rp586.077.000
e. Tanah dan Bangunan dengan luas 1338 m2/200 m2 di Kab / Kota Kota Depok, Hasil Sendiri Rp912.106.000
f. Tanah dengan luas 9932 m2 di Kab / Kota Kendari, Hasil Sendiri Rp99.350.000
Berita Terkait
-
Profil Ferdy Sambo Cs Tak Digali, Pribadi Brigadir J Malah 'Diserang' Habis-habisan, Apa Urgensinya?
-
Kamaruddin Simanjuntak Beri Saran ke Ferdy Sambo Latihan Jadi Orang Gila Ketimbang Tebar Fitnah
-
Profil Daden Miftahul Haq, Eks Ajudan Bongkar Peran Penting Brigadir J di Rumah Ferdy Sambo
-
Lama Diam, Putri Ferdy Sambo Mendadak Unggah Postingan Mengharukan: Kamu Pahlawanku Selamanya
-
Kesaksian Susi, Kuat Ma'ruf Sempat Pegang Ponsel Putri Candrawathi saat di Rumah Magelang
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?