Suara.com - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Fraksi Gerindra Desmond Junaidi Mahesa digeruduk sejumlah kader PDIP saat sedang makan siang bersama rekan kerjanya di Purworejo, Jawa Tengah pada Kamis (10/11/2022).
Adapun kronologinya secara lengkap, seperti alasan penggerudukan dan tanggapan Desmond serta partainya, Gerindra, bisa diketahui melalui poin-poin berikut.
1. Membicarakan Soekarno
Desmond kerap menanggapi permintaan PDIP agar negara meminta maaf kepada Soekarno. Adapun permohonan itu disampaikan usai Presiden Jokowi mencabut TAP MPRS No. 33 tahun 1967.
Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah mengatakan bahwa negara seharusnya meminta maaf kepada keluarga Soekarno, setelah presiden pertama RI itu dinobatkan sebagai pahlawan nasional di tahun 2012. Ia menilai ada ketidakadilan yang diterima oleh mereka.
Lalu menurut pandangan Desmond, permintaan tersebut mengada-ada. Ia meyakini desakan itu muncul atas keinginan pribadi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Ditambah pemerintahan saat ini dipimpin oleh Jokowi yang juga berasal dari PDIP.
"Pertanyaannya sekarang pemerintahan siapa? Pemerintahan Soekarno kan sekarang? Dari mereka untuk mereka, kentutnya mereka semua," kata Desmond di kompleks parlemen, Selasa (8/11/2022).
"Masa kita harus minta maaf, negara minta maaf kepada yang lucu-lucuan kaya gini, jadi nggak lucu gitu loh," imbuhnya.
2. Digeruduk Kader PDIP
Baca Juga: Soal Nama Cagub DKI, PDIP Tunggu Perpindahan Status Ibu Kota
Dalam sejumlah video yang beredar, ada sekelompok orang dengan pakaian PDIP menggeruduk Desmond di sebuah rumah makan. Mereka memprotes ucapan anggota DPR itu yang dianggap menghina Soekarno.
"Kamu tidak bisa jadi anggota dewan... (tidak jelas terdengar) jadi gubernur, jadi bupati, jadi presiden, lewat partai politik," kata salah satu perwakilan massa PDIP.
Mereka kemudian dengan pengeras suara meminta Desmond mempertanggungjawabkan pernyataannya. Desmond juga dituntut untuk belajar kembali.
"Setiap pemimpin pasti membawa visi politik, anda harus belajar lagi, anda harus belajar minum obat lagi, saudara harus bertanggungjawab. Terima kasih," imbuh perwakilan massa PDIP itu.
Adapun rombongan itu diketahui dipimpin oleh Ketua DPC PDIP Purworejo Dion Agasi Setiabudi. Mereka bersama mendatangi Desmond di sebuah rumah makan di kawasan Purworejo, Jawa Tengah, pada Kamis (10/11/2022).
3. Desmond Meminta Maaf
Berita Terkait
-
Soal Nama Cagub DKI, PDIP Tunggu Perpindahan Status Ibu Kota
-
Digeruduk Massa Kader PDIP yang Murka, Desmond Mahesa: Saya Minta Maaf
-
CEK FAKTA: Benarkah Video Bernarasi Puan Maharani Diusir dengan Cara Licik, Megawati Bubarkan Acara?
-
Heboh Desmond Mahessa Digeruduk Kader PDIP, Gerindra Bereaksi: Kami Monitor
-
Andi Arief Singgung Soal Burung Hantu Pecah Belah Koalisi Perubahan, Hasto PDIP Beri Respons Begini
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara